Vitoria Guimaraes mengalami kekalahan telak 5-1 saat bertandang ke markas Sporting Lisbon di Stadion Alvalade pada pertandingan pekan ke-32 Liga Portugal yang berlangsung Senin (4/5). Pelatih Gil Lameiras mengakui skuatnya kehilangan arah setelah tim lawan berhasil mencetak gol kedua dalam laga tersebut.
Lameiras menjelaskan bahwa timnya datang dengan niat untuk memberikan perlawanan tanpa terbebani oleh catatan masa lalu lawan. Namun, rencana yang telah disusun saat latihan gagal dieksekusi dengan baik di atas lapangan setelah gawang mereka kebobolan.
"Pensámos no jogo e não no passado do Sporting. Sabíamos que era uma grande equipa, com individualidades e viemos para disputar o jogo. Depois do golo faltou muita personalidade e executar o que treinámos. Nas duas ocasiões de golo que tiveram, fizeram-no, e depois faltou personalidade à equipa, nunca mais nos encontrámos." jelas Gil Lameiras, Pelatih V. Guimarães.
Mengenai prospek musim depan, Lameiras mengisyaratkan adanya kebutuhan untuk melakukan perubahan besar demi memenuhi standar tinggi klub. Ia menilai performa anak asuhnya saat ini tidak menunjukkan kompetensi yang diharapkan dalam pertandingan tingkat tinggi.
"Pré-temporada é no sentido do que estamos a fazer na equipa A. Há muita coisa que tem de mudar para que a exigência do clube seja a mais alta possível. Hoje não fomos competentes. É um bocado relativo, não sei se vou cá estar par ao ano, os jogadores também não, se cá continuarmos há coisas que têm de ser alteradas sem dúvida nenhuma." tambah Gil Lameiras, Pelatih V. Guimarães.
Secara teknis, Lameiras menyoroti kegagalan koordinasi antara lini depan dan pemain yang memberikan perlindungan di area tengah. Strategi untuk menutup ruang tidak berjalan efektif sehingga memudahkan Sporting Lisbon mengembangkan permainan.
"Faltou pressão na linha da frente e os jogadores que estavam a dar coberturas terem mais um momento de pressão. Fomos muito atraídos ao homem, não fechámos os espaços por dentro. Tudo o que viemos a trabalhar até agora, não o tivemos e o Sporting sempre que esticou o jogo criou-nos muitas dificuldades. Faltou-nos essa dupla função da malta da frente. Hoje não estivemos nada bem." tutur Gil Lameiras, Pelatih V. Guimarães.
Kekalahan ini semakin diperburuk oleh hilangnya fokus para pemain Guimaraes di pertengahan laga. Sang pelatih menegaskan bahwa timnya seolah berhenti bermain setelah kebobolan gol kedua.
"Depois do segundo golo do Sporting, deixámos de existir" tegas Gil Lameiras, Pelatih V. Guimarães.
Di sisi lain, perwakilan tim pemenang memberikan apresiasi terhadap hasil yang diraih dalam pertandingan yang dinilai memiliki dinamika berbeda ini.
"Hoje foi um jogo realmente diferente..." kata Rui Borges, [Pihak Sporting].
Pemain Sporting Lisbon, Daniel Bragança, juga turut memberikan komentar mengenai integritas performa timnya dalam mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
"Hoje fomos dignos daquilo que é ser Sporting" cetus Daniel Bragança, Pemain Sporting Lisbon.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·