Wali Kota Surakarta Respati Ardi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik banjir di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo pada Rabu (15/4/2026) dini hari guna memastikan keselamatan warga. Langkah ini diambil setelah hujan deras yang mengguyur kawasan Solo Raya sejak Selasa malam menyebabkan air meluap hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Berdasarkan data yang dihimpun, banjir mulai menggenangi pemukiman warga di Kecamatan Serengan, Pasar Kliwon, dan Laweyan sejak Selasa pukul 21.42 WIB. Di Kelurahan Panularan saja, tercatat sebanyak 187 kepala keluarga (KK) terdampak, sementara ratusan KK lainnya tersebar di Kelurahan Pajang, Joyosuran, Tipes, Joyontakan, dan Sondakan.
Selain di Kota Solo, luapan air juga dilaporkan menggenangi wilayah Desa Cemani di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Petugas di lapangan saat ini masih terus melakukan pendataan terkait jumlah total korban dan kerugian material yang dialami warga di wilayah perbatasan tersebut.
Respati Ardi mengunjungi lokasi pengungsian sementara di RT 3 RW 5 Kelurahan Bumi untuk mengoordinasikan penyaluran bantuan darurat. Ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah ketersediaan logistik dan kesehatan bagi para pengungsi.
"Dini hari ini berada di Laweyan di daerah terdampak banjir. Yang pertama saya memastikan kebutuhan warga yang terdampak terpenuhi dulu dan ini saya sudah meminta kepada BPBD dan Dinas Sosial untuk memenuhi kebutuhan warga," kata Respati Ardi, Wali Kota Surakarta.
Pemerintah Kota Surakarta telah menyiagakan petugas untuk melakukan evakuasi menggunakan perahu karet, terutama bagi kelompok rentan. Respati menekankan bahwa lansia dan warga berkebutuhan khusus menjadi prioritas utama dalam proses pemindahan ke lokasi yang lebih aman.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan evakuasi atau logistik tambahan diimbau untuk segera melapor melalui kanal pengaduan yang tersedia. Saat ini, bantuan berupa makanan siap saji, obat-obatan, selimut, dan alas tidur telah mulai didistribusikan ke titik-titik pengungsian melalui koordinasi BPBD.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·