Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung memastikan serangan terhadap kilang Rusia belum berdampak terhadap Indonesia.
Yuliot mengatakan hal tersebut karena rencana impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Rusia hingga kini masih proses.
“Belum pengaruh, kita kan baru akan impor” kata Yuliot saat ditemui di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Senin (4/5).
Yuliot menjelaskan proses kerja sama tersebut masih dalam tahap penyelesaian. Terkait realisasi impor, termasuk waktu pelaksanaannya, akan diumumkan lebih lanjut oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
“Ini masih dalam proses. Itu kan itu ada badan usaha, itu ada kerja sama, itu lagi penyelesaian, nanti kapan realisasinya akan disampaikan sama Pak Menteri,” jelasnya.
Sebelumnya terjadi serangan pesawat nirawak (drone) yang diduga dilancarkan Ukraina yang membuat terbakarnya Pelabuhan utama minyak Rusia, Primorsk, yang berada di Laut Baltik.
Pemerintah Rusia menyebut insiden tersebut berhasil dikendalikan dengan cepat dan tak berdampak besar terhadap operasional.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·