Wamen PU Desak Pemprov DKI Bersihkan Drainase Blok M

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menyoroti penyumbatan drainase akibat tumpukan sampah sebagai penyebab utama banjir di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Hal itu disampaikannya usai melakukan peninjauan di Sodetan Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Kamis (7/4/2026).

Pernyataan ini muncul untuk mengklarifikasi bahwa genangan air di ibu kota tidak selalu disebabkan oleh luapan sungai. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, buruknya aliran air di saluran pembuangan menjadi faktor krusial yang memicu banjir di titik-titik tertentu.

"Tadi pertanyaannya terkait dengan masalah Blok M ya. Jadi kalau banjir itu bukan hanya karena sungai meluap, tetapi juga bisa disebabkan karena drainasenya nggak lancar airnya," kata Diana kepada wartawan usai meninjau Kali Ciliwung di Sodetan Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2026).

Diana menjelaskan bahwa perilaku membuang sampah sembarangan menjadi kendala utama yang menghambat kelancaran fungsi drainase. Menurutnya, pembersihan secara berkala sangat diperlukan guna memastikan tidak ada sumbatan yang menghalangi laju air saat hujan deras melanda.

"Karena tersumbat dengan tadi disinggung Pak ini, sampah-sampah yang banyak menumpuk nggak bisa ngalir itu airnya. Jadi kami konsennya di sini, drainase-drainase itu juga harus lancar jalannya. Bersihkan itu drainase-drainase yang ada di sekitar Blok M," jelas Diana.

Wamen PU menegaskan bahwa pemeliharaan infrastruktur saluran air di lokasi tersebut merupakan ranah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ia pun memberikan teguran agar pihak terkait lebih memperhatikan kondisi kebersihan drainase di lapangan.

"Nah, ini drainasenya drainase siapa? Karena ini adalah drainasenya ya mohon maaf ya, ini Pemprov ya," ungkap Diana.

Guna mengatasi persoalan ini secara tuntas, Kementerian PU berencana menjalin koordinasi intensif dengan jajaran Pemprov DKI. Diana berkomitmen untuk bersikap proaktif dalam memantau pembersihan saluran-saluran air yang dinilai rawan tersumbat sampah.

"Nanti kami akan mengingatkan, berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta untuk mengecek ya saluran-saluran drainase yang banyak sampah-sampahnya itu supaya tidak terjadi banjir di mana-mana. Demikian Pak Menko," ucap Diana.