Wamendag: Pemerintah kaji pemberian subsidi bagi industri plastik

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Surabaya (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menyatakan pemerintah sedang mengkaji pemberian subsidi bagi industri plastik guna menjaga stabilitas harga, sekaligus memperkuat pasokan bahan baku di tengah dinamika global.

“Untuk ini (harga plastik) insya Allah kita berupaya mencarikan solusi, karena pada prinsipnya harga plastik sangat tergantung bahan nafta yang mempengaruhi biaya produksi,” kata Dyah Roro di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Selasa.

Ia menjelaskan, opsi pemberian subsidi tersebut saat ini sedang dibahas bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) sebagai langkah untuk menekan harga plastik di pasar.

Menurutnya, kebijakan itu diharapkan memberikan dampak positif terhadap harga secara keseluruhan, sekaligus menjaga keberlanjutan industri plastik nasional.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang dengan mencari sumber alternatif bahan nafta yang tidak terpengaruh kondisi geopolitik global.

Upaya tersebut dilakukan agar industri dalam negeri memiliki ketahanan pasokan bahan baku, sehingga tidak mudah terdampak fluktuasi harga internasional.

Di sisi lain, Roro juga menekankan pentingnya penguatan kewirausahaan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan asosiasi usaha.

Ia menyebutkan kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencapai sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sehingga memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Melalui program “Campus Preneur”, Kementerian Perdagangan (Kemendag) berupaya meningkatkan literasi kewirausahaan sekaligus membuka akses pasar, baik domestik maupun ekspor.

“Kalau untuk pasar luar negeri, kita punya fasilitas melalui Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center untuk membantu memasarkan produk,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: Wamendag ajak UMKM wanita bidik pasar global melalui perjanjian dagang

Baca juga: Harga plastik naik, Wamendag: Sinergi lintas kementerian diperlukan

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.