Wamendukbangga ingin lansia tetap berdaya melalui Lansia Smart

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Bintan (ANTARA) - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamandukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menginginkan warga lanjut usia atau lansia di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau tetap berdaya melalui program Lansia Smart.

Menurut dia Lansia SMART yang telah hadir di Sekolah Lansia Rumah Bahagia Bintan Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA) merupakan bentuk pendampingan bagi keluarga lansia dan lansia itu sendiri melalui kepedulian dan peran serta multi sektor.

"Sekolah lansia ini mengusung konsep Lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat," kata Isyana saat berkunjung di Rumah Bahagia Bintan di Gunung Kijang di Kabupaten Bintan, Senin.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan program SIDAYA berjalan sesuai tujuan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bahagia melalui program pendidikan nonformal bagi lanjut usia.

Baca juga: Mendukbangga: Sekolah Lansia cegah penduduk menua kesepian

Dalam kesempatan ini Wamen menyampaikan, untuk mewujudkan lansia berdaya perlu dilakukan intervensi pemberdayaan yang didukung dengan tiga pilar active ageing, yaitu lansia sehat, merasa aman, dan berpartisipasi.

Intervensi pemberdayaan itu, kata dia, menggunakan prinsip-prinsip yang meliputi hak asasi manusia, yang mencakup hak-hak lansia sesuai peraturan perundangan, kesetaraan gender, kesetaraan dan non diskriminasi, ekuitas, dan solidaritas antargenerasi.

"Program ini menjadi salah satu program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang fokus pada upaya pemberdayaan lansia," ungkapnya.

Isyana turut memaparkan di sekolah lansia berbagai kegiatan pembelajaran dikemas secara interaktif dan menyenangkan, mulai dari edukasi kesehatan, senam lansia, pendampingan psikologis, bimbingan spiritual, hingga pelatihan keterampilan dan seni.

Baca juga: Kemenkes: perawat yang berdaya tingkatkan martabat lansia

Selain menjadi panti rehabilitasi sosial dan tempat perlindungan bagi para lanjut usia yang dikelola Pemerintah Kabupaten Bintan sejak tahun 2007, hadirnya SIDAYA tersebut diharapkan dapat memberdayakan 41 lansia penghuni rumah bahagia sekaligus membantu memenuhi kebutuhan, perhatian, serta semangat kepada mereka.

"Semoga SIDAYA memberikan manfaat bagi para lanjut usia agar tetap sehat, bahagia, dan memiliki peran positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya lansia yang berdaya," ucapnya.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamandukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka memantau pengecekan kesehatan warga lansia di Rumah Bahagia di Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepri, Senin (25/5/2026). ANTARA/Ogen

Sementara, salah seorang warga lansia Rumah Bahagia Bintan Sumiatun (84), menjadi gambaran nyata semangat Lansia SMART.

Sosok perempuan lanjut usia yang telah tinggal di rumah bahagia selama 14 tahun itu selalu aktif mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan.

"Alhamdulillah, senang dan nyaman berada di rumah bahagia karena mendapatkan perhatian, pendampingan, serta kesempatan untuk tetap beraktivitas bersama para lansia lainnya," ucap Sumiatun.

Pewarta: Ogen
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.