Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan penyakit menular di Tanah Papua, seperti tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, malaria, dan kusta.
“Berdasarkan data, beban penyakit di Papua masih signifikan. Sekitar 95 persen kasus malaria nasional berasal dari Tanah Papua, sementara sekitar 12 persen orang dengan HIV di Indonesia berada di wilayah ini. Selain itu, penemuan kasus TB dan kepatuhan pengobatan masih menjadi tantangan,” katanya di Jakarta, Selasa.
Menurut Benny, pemerintah terus memperkuat intervensi kesehatan guna menekan beban penyakit yang masih menjadi tantangan utama di wilayah tersebut.
Ia menegaskan, upaya penanganan membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar program pemerintah dapat berjalan optimal.
“Kami mendorong kolaborasi lintas sektor agar penuntasan penyakit di Tanah Papua dapat berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Baca juga: Dinkes Manokwari temukan 269 warga positif HIV
Kegiatan penguatan penanganan penyakit menular tersebut berlangsung pada 27–29 April 2026 dengan melibatkan enam provinsi di Tanah Papua sebagai bagian dari program prioritas pemerintah.
“Fokus utama kami adalah pemberantasan tuberkulosis dan malaria, mengingat lebih dari 90 persen kasus malaria nasional berada di wilayah ini,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan peran strategis pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan penanganan penyakit menular.
“Pemerintah daerah berperan penting dalam memastikan layanan kesehatan berjalan optimal, mulai dari penguatan kebijakan, penganggaran, hingga koordinasi lintas sektor,” ujarnya.
Baca juga: 3 kabupaten di Papua Barat jadi lokus survei penyakit menular Kemenkes
Sementara itu, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri menyatakan komitmen daerah untuk mendukung upaya pemerintah pusat dalam mengatasi persoalan kesehatan.
“Kami bersama enam provinsi di Tanah Papua memiliki komitmen yang sama untuk mengatasi persoalan kesehatan ini. Dukungan pemerintah pusat menjadi dorongan bagi kami untuk bersama-sama melawan TB, HIV/AIDS, malaria, dan kusta,” ujarnya.
Baca juga: Dinkes-RSUD Biak sediakan layanan kesehatan di lokasi Festival BMW
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·