Jakarta (ANTARA) - Tim WRT 32 harus memulai balapan dari posisi kelima pada kelas LMGT3 putaran pembuka FIA World Endurance Championship (WEC) 2026, setelah sesi Hyperpole dihentikan lebih awal akibat insiden di Sirkuit Imola, Italia, Sabtu.
Darren Leung mengatakan hasil tersebut tetap disyukuri setelah tim sempat menghadapi kendala teknis menjelang kualifikasi.
“Kami lega akhirnya mampu mengatasinya dan lalu berhasil meraih hasil baik di kualifikasi,” ujar Leung dalam keterangan resmi tim pada Sabtu.
Leung yang turun sebagai pembalap Bronze tampil konsisten pada sesi awal dengan selalu menembus 10 besar. Ia membukukan waktu terbaik 1 menit 42,428 detik pada percobaan terakhir untuk memastikan tiket ke Hyperpole.
WRT juga meloloskan satu mobil lain, nomor 69, ke sesi penentuan posisi start, untuk menegaskan performa kompetitif tim dalam kualifikasi di Imola.
Baca juga: Sean Gelael buka musim WEC 2026 dengan fokus konsistensi di Imola
Pada sesi Hyperpole, Sean Gelael membawa mobil nomor 32 bersaing di barisan depan dan menempati posisi kedua. Namun, upaya memperbaiki catatan waktu terhenti setelah pembalap Racing Team Turkey Salih Yoluc mengalami insiden yang memicu red flag.
Penghentian lomba membuat sisa waktu tidak dapat digunakan. Race Director Eduardo Freitas kemudian memutuskan mengakhiri sesi lebih cepat sehingga posisi tidak berubah hingga akhir.
Sean akhirnya mengunci posisi kelima, sementara pole position menjadi milik Thomas Fleming dari tim Garage 59.
Meski gagal memperbaiki posisi pada momen akhir, hasil tersebut tetap membuka peluang bagi WRT 32 untuk bersaing di barisan depan pada balapan utama 6 Hours of Imola esok Minggu pukul 18.00 WIB.
Baca juga: Sean Gelael jalani start sulit di putaran pembuka GTWCE
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·