CEO McLaren Zak Brown memberikan tanggapan terkait kabar ketertarikan rival mereka, Red Bull Racing, untuk merekrut Oscar Piastri menjelang gelaran Grand Prix Kanada pada akhir pekan ini.
Kabar mengenai ketertarikan Red Bull terhadap pebalap asal Australia tersebut pertama kali dilaporkan oleh harian Autosport pada awal bulan ini, seperti dilansir dari Detik Sport. Isu ini mencuat sebagai langkah antisipasi jika Max Verstappen memutuskan hengkang, meskipun Piastri masih terikat kontrak jangka panjang.
McLaren sendiri tengah berada dalam performa impresif setelah sukses mengamankan gelar juara konstruktor Formula 1 selama dua musim berturut-turut. Rekan setim Piastri, Lando Norris, bahkan keluar sebagai juara dunia pebalap pada musim lalu setelah mengalahkan Verstappen, sementara Piastri menyudahi kompetisi di peringkat ketiga.
Menyikapi spekulasi transfer tersebut, pimpinan tertinggi tim McLaren mengaku tidak terkejut karena kualitas yang dimiliki oleh deretan pebalapnya saat ini.
"Saya rasa tidak ada tim di grid yang tidak ingin Oscar dan Lando mengemudi untuk mereka," ujar Zak Brown, CEO McLaren.
Pria asal Amerika Serikat tersebut menegaskan bahwa komitmen utama manajemen adalah membangun suasana kerja yang kondusif di dalam tim. Hal itu dinilai lebih krusial dibandingkan sekadar mengikat seseorang lewat perjanjian tertulis.
"Pandangan umum saya, terlepas dari kontrak, tugas kami adalah menciptakan lingkungan yang membuat pebalap kami tidak ingin mengemudi di tempat lain, atau dalam hal ini, karyawan atau sponsor kami tidak ingin mensponsori tim lain," kata Zak Brown, CEO McLaren.
Brown juga menambahkan bahwa keberadaan kesepakatan formal memang menjadi sebuah fakta hukum yang mengikat di antara kedua belah pihak.
"Tugas saya - tugas kami - adalah menciptakan lingkungan di mana Anda berkata, 'Yah, Anda punya kontrak.' Ya, kami memang punya itu, untuk catatan," tutur Zak Brown, CEO McLaren.
Kendati demikian, pihak manajemen lebih memprioritaskan loyalitas emosional dan dedikasi penuh dari seluruh elemen tim, mulai dari pebalap hingga mekanik.
"Tetapi Anda tak ingin menahan seseorang hanya karena selembar kertas, Anda ingin (mereka) berkata, 'Ini tim yang ingin saya perkuat, saya ingin berada di tim ini, tim yang ingin saya bantu sebagai mekanik, tim yang ingin saya sponsori,'" ucap Zak Brown, CEO McLaren.
Ia meyakini bahwa daya tarik yang dimiliki oleh para personel di dalam tubuh skuadnya saat ini memicu minat dari tim-tim kompetitor lainnya.
"Itulah yang ingin saya lakukan, mencoba menciptakan lingkungan itu. Saya rasa ada banyak talenta di dalam McLaren yang ingin dimiliki oleh tim lain," jelas Zak Brown, CEO McLaren.
Setelah masa rehat yang berlangsung selama kurang lebih tiga pekan, kompetisi balap F1 2026 akan dilanjutkan di Circuit Gilles Villeneuve, Montreal. Agenda GP Kanada kali ini menyajikan sesi sprint race pada Sabtu (23/5) pukul 23.00 WIB serta balapan utama yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (25/5) pukul 03.00 WIB.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·