Islamabad (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat ledakan di dekat kereta khusus personel militer di Quetta, Pakistan, Minggu (24/5), mencapai 23 orang, dengan sekitar 47 lainnya terluka, kata sumber di dinas keamanan Pakistan kepada RIA Novosti.
Kereta tersebut diserang oleh bom mobil.
"Jumlah korban serangan teroris bertambah menjadi 23 orang. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Sipil Quetta dan sekitar 47 korban luka juga dibawa ke sana. Ini hanya data awal, operasi penyelamatan masih berlangsung," kata sumber tersebut.
Terdapat lebih dari 336 personel militer di kereta tersebut. Selain itu, sebagian besar korban ledakan itu merupakan perempuan dan anak-anak.
Investigasi awal menunjukkan kereta berhenti untuk instalasi gerbong tambahan bagi keluarga personel militer yang pulang untuk liburan Idul Adha.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Pasukan keamanan tewaskan 23 teroris di Pakistan barat laut
Baca juga: Qalibaf dan Araghchi tiba di Qatar konsultasi hal negosiasi Iran-AS
Baca juga: TNI AL gelar latihan tempur dengan Angkatan Laut Pakistan
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·