4.095 kampus swasta bakal terima akses internet gratis tanpa kuota

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) berkolaborasi dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) menyediakan fasilitas internet gratis tanpa kuota bagi 4.095 perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh wilayah Indonesia.

Ditemui usai penandatanganan nota kesepahaman antara keduanya di Jakarta, Selasa, Wakil Ketua Aptisi Paristiyanti Nurwardani menjelaskan bahwa penyediaan internet gratis tersebut ditargetkan dapat menjangkau 1.334 kampus di Pulau Jawa hingga Oktober mendatang, sebelum diperluas secara bertahap ke luar wilayah Jawa.

Paris menegaskan kerja sama strategis ini dirancang menjadi solusi konkret untuk mendongkrak kualitas tridharma perguruan tinggi, baik dalam proses pembelajaran, riset, maupun penjaminan mutu nasional.

Sebab bukan hanya internet gratis saja yang dihadirkan, namun juga satu layanan basis data khusus di mana para civitas akademika di perguruan tinggi swasta dapat saling bertukar materi dan gagasan.

"Baik itu untuk pendidik pembelajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, penjaminan mutu internal. eksternal, pelatihan, dan juga kegiatan good governance university yang memang sudah kita canangkan bersama-sama," kata Rektor Universitas Bhakti Asih Tangerang (Unibang) itu.

Melalui interkoneksi satu basis data tersebut, Paris menyebut perguruan tinggi swasta kini dapat melakukan pembagian sumber daya, seperti pemanfaatan modul pembelajaran digital antar-kampus secara langsung demi mewujudkan kesetaraan mutu.

Lebih lanjut, Direktur PT Telemedia Komunikasi Pratama (anak perusahaan Surge), Andi L. Bharata menyebut penyediaan infrastruktur digital yang merata dan stabil menjadi kunci utama dalam memangkas kesenjangan kualitas lulusan antardaerah.

"Terutama pasti layanan internet yang gratis. Jadi kita berikan layanan internet menggunakan fiber optik murni dengan kecepatan 1 gigabit (per detik) tanpa kuota. Jadi nggak ada FUP (fair usage policy), nggak ada sebagainya, itu kita berikan untuk menunjang pembelajaran di perguruan tinggi," ujarnya.

Andi menambahkan, selain memberikan kapasitas internet berkecepatan tinggi gratis langsung ke area kampus, pihaknya juga menawarkan paket internet khusus bagi dosen dan mahasiswa untuk pemasangan di rumah dengan harga terjangkau.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyatakan pihaknya mendukung upaya tersebut sebagai langkah percepatan ekosistem akademik yang maju dan aksesibel di Indonesia.

"Hal ini merupakan terobosan yang luar biasa. Kami mengapresiasi langkah strategis ini di era di mana sains, teknologi, dan pengetahuan menjadi salah satu kunci kemajuan bangsa," ucap Brian Yuliarto.

Baca juga: Telkom beri layanan internet gratis di Aceh

Baca juga: Komdigi salurkan internet gratis ke sekolah terdampak bencana di Sumut

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.