65 personel padamkan kebakaran empat kios di Pulogebang Jaktim

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 65 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran yang melanda empat bangunan kios di Jalan Raya Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), Kamis dini hari.

"Total sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel dari wilayah Jakarta Timur dikerahkan untuk mengatasi kobaran api," kata Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Sunaryo di Jakarta, Kamis.

Peristiwa tersebut memicu respons cepat dari jajaran Sudin Gulkarmat Jakarta Timur. Sunaryo menyebutkan laporan kebakaran itu diterima dari warga yang menghubungi langsung ke pos pemadam kebakaran.

Petugas kemudian menindaklanjuti informasi tersebut dengan mengerahkan unit ke lokasi kejadian.

"Pukul 00.23 WIB, petugas menerima informasi dari warga yang menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 terkait adanya kebakaran di lokasi," ujar Sunaryo.

Setelah menerima laporan tersebut, tim pemadam langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

"Dari penerimaan berita, kami langsung meluncurkan tahap pertama. Saat tiba di lokasi, api sudah menyala. Namun, dari upaya awal itu, api berhasil dilokalisir sehingga tidak terjadi penjalaran ke bangunan lain," jelas Sunaryo.

Baca juga: 80 personel Gulkarmat Jaktim padamkan kebakaran gudang di Cakung

Objek yang terbakar merupakan bangunan gudang dengan kategori bangunan rendah. Peristiwa ini menghanguskan sejumlah kios yang berisi usaha warung makan (warteg), penjualan peralatan listrik, dan jasa pengiriman logistik.

"Empat kios yang terbakar total, dan saat kejadian, kondisi bangunan kosong," ucap Sunaryo.

Dia mengatakan lokasi kebakaran itu relatif mudah dijangkau sehingga tidak menyulitkan proses pemadaman.

Meski demikian, potensi bahaya dari instalasi listrik tetap menjadi perhatian petugas di lapangan.

Terkait penyebab kebakaran, hingga kini masih dalam tahap penyelidikan. Petugas masih mengumpulkan data serta keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan sumber api.

Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran juga belum dapat dipastikan.

"Untuk penyebab dan kerugian, masih dalam proses penyelidikan karena membutuhkan data dan keterangan saksi," tutur Sunaryo.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kejadian itu menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik di area usaha.

Baca juga: Jaksel beri bantuan untuk penyintas kebakaran di Kebayoran Lama

Baca juga: Kebakaran landa lantai empat Asrama Polri di Kalideres Jakbar

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.