9 WNI Dibebaskan Israel, Menlu Dicap Pahlawan Kesiangan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

“Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini,” kata Sugiono dalam dikutip dalam akun media X @Kemlu_RI, Kamis, 21 Mei 2026.

Alhasil pernyataan Sugiono itu menjadi bulan-bulanan warganet. Mereka mencibir langkah yang dilakukan pemerintah khususnya Kemlu dalam upaya membebaskan WNI yang ditangkap Israel.

Di antaranya terkait keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) bersama Amerika Serikat (AS) dan Israel. Kemudian ada juga yang mengomentari pembebasan WNI itu karena prestasi dari pemerintahan negara lain.

“Fungsi BOP apa????? Tentara kita ditembak di Lebanon, Sekarang warga kita ditahan. Mending keluar dari BOP, jadilah negara yg pemberani...!!!! Ingat, Singhasari yg kecil aja tdk mau tunduk sama mongol, kalah menang urusan belakangan yg penting berani dulu. Kita punya harga diri,” kata pemilik aku @HahahaC7559.

“Terima kasih untuk semua jajaran tim dari think thank kemlu, diplomat muda, diplomat madya. Semuanya deh ya kecuali menlu yang gak tau WNI nya DICULIK dan satpam Kemlu yang HOBINYA CAT CALLING ANAK MAGANG,” timpal akun @kehlanjir.

“apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini. Terimakasih TURKI,” tukas akun @cemeNiz7.

“Terimakasih pemerintah Turki,” tandas akun @oohbasie.  
  
“Padahal kagak kerja, tapi jadi pahlawan kesiangan,” tulis akun @alisyaifudin18.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 60 warganet mengomentari pernyataan Menlu yang kebanyakan melontarkan kritikan.

Di akhir videonya, Menlu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan WNI.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Komisi 1 DPR RI, yang terhormat, serta semua pihak yang tidak mungkin kami bisa sebut satu per satu tanpa mengurangi rasa hormat. Semua pihak sudah berupaya sehingga saudara-saudara kita dapat keluar dari wilayah Israel dan kita harap semoga segera kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat, sehat dan tidak kurang suatu apapun,” pungkas Sugiono. 

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi jumlah WNI yang diamankan tentara Israel bertambah menjadi 9 orang. Mereka di antaranya:

1. Herman Budianto Sudarsono. (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

2. Ronggo Wirasanu. (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

3. Andi Angga Prasadewa - (GPCI - Rumah Zakat) Kapal Josef

4. Asad Aras Muhammad - (GPCI - Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1

5. Hendro Prasetyo. (GPCI - SMART 171) Kapal Kasr-1

6. Bambang Noroyono. (REPUBLIKA) Kapal BoraLize

7. Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk

8. Andre Prasetyo Nugroho - (Tempo) Kapal Ozgurluk

9. Rahendro herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluk. rmol news logo article