AC Milan dan Juventus berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol pada pekan ke-34 Liga Italia Serie A yang berlangsung Senin, 27 April 2026, dini hari WIB. Pertandingan yang digelar di markas Milan tersebut diwarnai pembatalan gol Juventus oleh VAR pada babak pertama, sebagaimana dilansir dari Medcom.
Hasil skor kacamata ini membuat posisi kedua tim di klasemen tidak mengalami perubahan signifikan. Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menilai bahwa jalannya pertandingan sangat dipengaruhi oleh strategi taktis yang diterapkan oleh kedua juru taktik di lapangan.
"Ini adalah pertandingan yang sangat taktis, taruhannya tinggi. Kedua tim punya peluang. Para pemain bertahan dengan baik, kecuali satu situasi umpan silang. Hasil imbang ini adalah langkah maju, sekarang kami hanya butuh dua kemenangan lagi untuk lolos ke Liga Champions," ujar Massimiliano Allegri, Pelatih AC Milan.
Allegri merasa puas dengan kedisiplinan barisan pertahanan timnya yang mampu meredam gempuran lawan. Ia juga membandingkan performa kolektif anak asuhnya dengan hasil buruk pada pertandingan sebelumnya saat menghadapi Udinese.
"Melawan Udinese kami kebobolan tiga gol tanpa sadar. Hari ini kami sempat memberi ruang serangan balik, tapi secara keseluruhan bertahan dengan baik. Saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan kepada para pemain," tambah Massimiliano Allegri, Pelatih AC Milan.
Selain performa tim secara umum, sang pelatih memberikan apresiasi khusus terhadap kontribusi individu di lapangan. Salah satu pemain yang mendapatkan sorotan positif adalah penyerang sayap asal Portugal, Rafael Leao, yang dinilai menunjukkan kedewasaan dalam bermain.
"Saya penggemar Leao. Dia bermain sangat baik hari ini, salah satu penampilan terbaiknya. Pemain seperti dia memang harus bisa menentukan pertandingan. Hari ini dia juga membantu bertahan dan menunjukkan sikap yang bagus," kata Massimiliano Allegri, Pelatih AC Milan.
Meskipun memuji Leao, Allegri memberikan catatan evaluasi untuk Christian Pulisic. Menurut pengamatannya, pemain asal Amerika Serikat tersebut masih berjuang untuk menemukan ritme terbaiknya akibat tekanan untuk mencetak gol.
"Dia pemain yang sensitif. Ketika tidak mencetak gol, itu memengaruhinya. Tanpa penyerang tengah murni, dia juga kesulitan menemukan ruang," jelas Massimiliano Allegri, Pelatih AC Milan.
Kini Rossoneri memfokuskan seluruh kekuatan untuk mengamankan tiket kompetisi antarklub kasta tertinggi di Eropa pada sisa musim ini. Allegri menegaskan bahwa setiap poin saat ini sangat krusial untuk memperlebar jarak dengan pesaing di bawahnya.
"Kami butuh enam poin lagi. Ini poin penting karena sekarang jaraknya tinggal enam poin, bukan tujuh. Kami harus lebih fokus di sepertiga akhir lapangan," tegas Massimiliano Allegri, Pelatih AC Milan.
Setelah mengamankan satu poin dari Juventus, AC Milan dijadwalkan akan melakoni laga penting berikutnya melawan Sassuolo. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi kunci bagi Milan untuk segera memastikan langkah menuju fase grup Liga Champions musim depan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·