Akun Instagram Ahmad Dhani diretas pada Rabu (6/5) pagi. Peretas mengunggah posting-an menjual emas.
Posting-an dari peretas tersebut juga sudah memakan korban. Ahmad Dhani mengeklaim ada pihak yang sudah tertipu lantaran posting-an tersebut.
"Terjadi penipuan karena orang yang sudah membeli emas di Instagram saya itu, akhirnya mereka mau enggak mau meminta pertanggungjawaban dari saya gitu," kata Dhani di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/5).
Dhani mengatakan korban tertipu hingga Rp 40 juta. Kendati demikian, Dhani menilai modus peretasan tersebut hanyalah kamuflase.
Menurut Dhani, dirinya lah yang menjadi target utama dari peretasan. Dia merasa ada pihak yang memang bermaksud menjatuhkannya.
"Yang jelas kalau menurut saya sih ini hanya kamuflase saja. Ini sebenarnya pembunuh bayaran aja gitu. Untungnya kita punya teman di Komdigi ya, di Meta, untungnya kita punya teman dan bisa diselamatkan," tutur Dhani.
"Dan memang ini adalah residivis. Emang residivis gitu, sudah melakukan berkali-kali. Dan kalau menurut saya sih, kok kenapa saya yang diincar gitu? Ya kan?," ujarnya.
Dhani mengaku heran lantaran momen peretasannya berdekatan setelah akunnya yang dibekukan bisa dipulihkan. Setelah aktif, Dhani memang kembali mengunggah postingan yang menyudutkan Maia Estianty.
Kuasa hukum Dhani, Aldwin Rahadian, mengaku akan mengambil langkah tegas atas kejadian tersebut. Apalagi tindakan peretas sudah memakan korban.
"Itu akun tidak dikendalikan dan di luar tanggung jawab Mas Dhani. Ya, karena diretas, diisinya kontennya jualan segala macam, emas lah, handphone lah," ujar Aldwin.
"Ya, pokoknya dikasihnya jelas bahwa itu penipuan dan sudah ada korbannya," tambahnya.
Bersama pihak yang menjadi korban Aldwin akan melayangkan laporan polisi terkait Akses Ilegal.
"Ya, kita akan laporkan ini besok karena sudah ada masyarakat yang dirugikan, sudah ada yang transfer dan lain sebagainya. Nah, itu tentu akan kita selesaikan secara hukum gitu," tandasnya.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·