Ahmad Muzani Buka LCC Empat Pilar MPR 2026 di Jawa Timur

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Ketua MPR RI Ahmad Muzani meresmikan pembukaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur di Surabaya. Kompetisi ini dirancang untuk mengasah keberanian, pola pikir, serta pemahaman kebangsaan para siswa menengah atas.

Dilansir dari Detikcom, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menguasai materi fundamental negara. Ahmad Muzani menekankan bahwa partisipasi peserta merupakan bentuk representasi daerah dalam penguatan literasi konstitusi.

"Bukan tentang menang, bukan tentang kalah, tetapi tentang keberanian saudara tampil mewakili daerah-daerah dan menguasai materi yang saudara kuasai," kata Ahmad Muzani dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026).

Muzani menjelaskan bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada generasi yang kreatif, inovatif, berakhlak, serta bertanggung jawab. Ia memberikan lima poin utama sebagai pedoman bagi para peserta dalam menghadapi tantangan zaman.

Poin pertama yang ditekankan adalah peran siswa sebagai pelindung Pancasila. Muzani menyebutkan bahwa ideologi ini merupakan fondasi yang tidak bisa dipisahkan dari eksistensi negara Indonesia di kancah dunia.

"Tanpa Pancasila, tidak ada Indonesia. Tidak ada Indonesia tanpa Pancasila," tegasnya.

Menurutnya, pengamalan Pancasila harus melampaui sekadar hafalan teks. Nilai-nilai tersebut wajib diintegrasikan ke dalam perilaku dan tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Poin kedua menyangkut penghormatan terhadap konstitusi dengan menjadikan UUD NRI Tahun 1945 sebagai panduan bernegara. Selanjutnya, ia mengajak pemuda untuk terus memperkuat persatuan meskipun hidup di tengah keberagaman budaya.

"Kita satu, tapi kita berbeda. Kita berbeda, tapi kita bertujuan untuk satu," katanya.

Arahan keempat berfokus pada pembentukan generasi digital yang memiliki etika. Muzani memperingatkan agar penggunaan teknologi dan gawai diarahkan untuk mempererat kebersamaan, bukan justru memicu perpecahan bangsa.

Pesan terakhir adalah dorongan untuk berani bermimpi besar dan bekerja keras. Ia melihat masa sekolah menengah sebagai fase krusial dalam menentukan arah masa depan seseorang.

"Berani bermimpi dan berusaha dengan keras adalah kunci untuk meraih masa depan," ungkapnya.

Muzani menaruh harapan besar agar pada perayaan 100 tahun kemerdekaan di tahun 2045, para peserta LCC ini telah bertransformasi menjadi pemimpin di berbagai sektor kehidupan.

Ia juga mendorong setiap individu untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Jika kontribusi luas belum memungkinkan, setidaknya seseorang harus bermanfaat bagi keluarga atau tidak menjadi beban bagi orang lain.

"Jika tidak bisa memberi manfaat bagi lingkungan, jadilah orang yang bermanfaat bagi keluarga. Jika tidak mampu, minimal jangan merepotkan siapapun," jelasnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan ajang ini. Ia menilai LCC Empat Pilar merupakan langkah strategis dalam membekali generasi penerus dengan nilai kebangsaan.

Khofifah menyebut kompetisi ini sebagai investasi ideologis yang vital. Hal ini dianggap sebagai persiapan matang dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045 di tengah gempuran tantangan global.

"Ini adalah investasi ideologis yang sangat penting bagi keberlanjutan bangsa Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemuda memegang peran sentral dalam menghadapi era disrupsi teknologi dan arus informasi yang sangat cepat. Oleh karena itu, pemahaman Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi basis kekuatan karakter.

"Empat Pilar Kebangsaan ini bukan sekadar untuk dihafal, tetapi untuk dihidupkan dalam sikap, tindakan, dan setiap keputusan," tegasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen membangun SDM unggul melalui penguatan pendidikan karakter dan literasi digital. Program-program tersebut dijalankan untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas dan memiliki semangat nasionalisme.

"Kami meyakini bahwa kecerdasan tanpa karakter akan rapuh, sedangkan kecerdasan yang berakar pada nilai kebangsaan akan melahirkan kepemimpinan yang kokoh dan berkelanjutan," ungkapnya.

Daftar Peserta dan Kehadiran Tokoh

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk anggota MPR RI Fraksi Gerindra Anwar Sadad dan anggota MPR RI Fraksi PAN Syaiful Nuri. Hadir pula perwakilan Pemprov Jatim, jajaran DPRD, serta pejabat dari Setjen MPR RI.

Sebanyak sembilan sekolah berhasil menembus babak final tingkat provinsi dan mengirimkan perwakilan terbaiknya dalam ajang cerdas cermat ini:

  • SMA Negeri 1 Pandaan
  • SMA Negeri 15 Surabaya
  • SMA Negeri Jogoroto
  • SMA Negeri 1 Rogojampi
  • MAN 2 Kota Malang
  • MAN 1 Jember
  • SMAN 1 Balongpanggang
  • SMA Negeri 2 Mojokerto
  • SMA Negeri 1 Pacitan