Airlangga Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,5 Persen pada Kuartal I 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan I 2026 di Kantor BKPM, Kamis (23/4/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 berpotensi mencapai sekitar 5,5 persen. Kinerja pertumbuhan tersebut didukung oleh konsumsi rumah tangga, penyaluran tunjangan hari raya (THR), serta akselerasi belanja pemerintah hingga stimulus.

“Beberapa kali dari kami memprediksi bahwa pertumbuhan kuartal pertama secara fundamental relatif baik dan angkanya kalau tidak ada protes ya lebih besar sama dengan 5,5 persen,” ucap Airlangga dalam konferensi pers di Kantor BKPM, Jakarta Selatan, Kamis (23/4).

Airlangga juga melihat sektor investasi sebagai salah satu motor utama yang diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

“Tentu kita mencari berbagai hal yang bisa menopang pertumbuhan kembali antara lain pembayaran gaji ke-13 (ASN) di bulan Juni dan program social safety net tetap berjalan,” ucapnya.

Foto udara pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B Rute Velondrome-Rawamangun di kawasan Pramuka, Matraman, Jakarta, Selasa (22/7/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Di tengah perang Iran yang masih berlangsung, terutama jalur di Selat Hormuz yang hingga kini masih ditutup, perlu terus dipantau secara berkala karena dapat memengaruhi kondisi ekonomi Indonesia.

“Terkait dinamika dan ketidakpastian global, fundamental ekonomi Indonesia yang tetap terjaga solid. Belum lagi perang di Selat Hormuz belum selesai, masih dalam situasi yang perlu dimonitor secara mingguan,” kata Airlangga.

Dia kembali mengingatkan, kondisi di Selat Hormuz tersebut turut berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia yang cenderung bergerak naik turun dalam skala mingguan.

instagram embed