Asosiasi Pencarian dan Penyelamatan (AKUT) menyelenggarakan pelatihan teknis musim dingin di kawasan Keşiştepe, Gunung Uludağ, pada 10 hingga 12 April 2026 untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana. Agenda ini melibatkan 26 relawan dan lima instruktur dari berbagai wilayah termasuk Istanbul, Bursa, Trabzon, Ankara, Kuşadası, Antalya, dan Manisa.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dilaksanakan pada ketinggian 2.225 meter dengan kondisi cuaca ekstrem. Berdasarkan laporan Haberton dan Haberturk, para peserta harus beroperasi di tengah ketebalan salju mencapai 2,5 meter dan suhu udara yang merosot hingga minus 10 derajat Celsius.
Materi pelatihan mencakup teknik bertahan hidup di musim dingin, manajemen nutrisi, penggunaan peralatan pemanas, serta teknik berjalan dan jatuh di medan bersalju. Para relawan juga mendalami pengetahuan tentang longsoran salju, metode pencarian dan penyelamatan di area longsor, serta prosedur evakuasi korban dalam kondisi berisiko tinggi.
Selain teknis lapangan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pertolongan pertama di alam bebas dan penanganan medis jangka panjang bagi korban di pegunungan. Simulasi ini dirancang untuk menguji ketahanan fisik dan mental personel dalam menghadapi tekanan di lokasi berketinggian tinggi.
Penanggung Jawab Departemen Pelatihan AKUT, Cem Perçimli, memberikan penegasan mengenai kapabilitas organisasi dalam menjalankan operasi di berbagai medan alam yang menantang.
"Eğitim ve tatbikatlarla gönüllülerimizin her senaryoya hazırlıklı olmalarını sağlamaya çalışıyoruz. Uludağ’da düzenlenen eğitimde de kış koşullarında karşılaşılabilecek birçok senaryoyu içeren eğitimler verildi" ujar Cem Perçimli, Penanggung Jawab Departemen Pelatihan AKUT.
Terpisah dari kegiatan penyelamatan, sektor pariwisata budaya di Bursa juga mencatatkan pencapaian signifikan. Turkhaber melaporkan bahwa Museum Penaklukan Bursa Panorama 1326 berhasil memecahkan rekor kunjungan harian dengan total 9.011 wisatawan pada Sabtu, 18 April 2026.
Lonjakan pengunjung tersebut merupakan angka tertinggi sejak museum pertama kali dioperasikan oleh Pemerintah Kota Osmangazi. Hingga saat ini, akumulasi jumlah wisatawan yang mengunjungi destinasi sejarah tersebut telah menyentuh angka 3.408.000 orang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·