Al&Ahli Pertahankan Gelar Juara Liga Champions Asia Elite di Jeddah

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Klub asal Arab Saudi, Al-Ahli, sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions Asia Elite setelah menundukkan wakil Jepang, Machida Zelvia, dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung di Jeddah, Sabtu (25/4/2026).

Gol tunggal kemenangan Al-Ahli dicetak oleh Firas Al Buraikan pada babak perpanjangan waktu setelah melewati momen krusial di area penalti lawan. Hasil ini menandai keberhasilan beruntun klub tersebut setelah pada musim 2024/25 juga meraih trofi dengan mengalahkan Kawasaki Frontale.

Pertandingan diwarnai insiden kartu merah pada menit ke-68 saat kedudukan masih imbang tanpa gol. Bek kiri Al-Ahli, Zakaria Al Hawsawi, diusir keluar lapangan oleh wasit setelah melakukan tandukan keras ke arah wajah penyerang Machida Zelvia, Tete Yengi.

Insiden tersebut bermula dari perselisihan antara kedua pemain di lapangan. Al Hawsawi yang memiliki postur lebih pendek kehilangan kendali dan melayangkan kepalanya ke rahang Yengi tepat di hadapan wasit, yang memicu kericuhan antar-pemain.

Dilansir dari Goal, Tete Yengi sempat terbaring lama di lapangan dan mendapatkan perawatan medis akibat pendarahan yang cukup parah. Penonton di stadion sempat melemparkan berbagai benda ke arah pemain Australia tersebut sebelum situasi berhasil ditenangkan.

Meski bermain dengan 10 orang selama sisa 22 menit waktu normal dan babak perpanjangan waktu, Al-Ahli mampu meredam serangan Machida Zelvia. Kekalahan ini memupus harapan Tete Yengi untuk menjadi pemain Australia pertama yang memenangi gelar kontinental tersebut dalam 12 tahun terakhir.