Al Ahli sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions Asia Elite setelah menumbangkan wakil Jepang, Machida Zelvia, dengan skor 1-0 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Sabtu, 25 April 2026.
Gol tunggal kemenangan dicetak oleh pemain pengganti Feras Al Buraikan pada menit ke-96 masa perpanjangan waktu di hadapan 58.984 penonton. Hasil ini menjadikan Al Ahli klub pertama yang meraih gelar beruntun sejak Al Ittihad pada 2005.
Dilansir dari beinsports.com, klub asal Arab Saudi tersebut harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-68. Bek Zakaria Hawsawi menerima kartu merah langsung setelah melakukan tindakan kekerasan terhadap penyerang lawan, Tete Yengi.
Meski kalah jumlah pemain, Al Ahli tetap mampu memberikan tekanan melalui umpan silang Riyad Mahrez yang berhasil dikonversi Al Buraikan menjadi gol. Kemenangan ini sekaligus memastikan tiket Al Ahli ke Piala Interkontinental FIFA 2026 dan Piala Dunia Antarklub FIFA 2029.
Di sisi lain, Machida Zelvia yang merupakan tim debutan gagal mencetak sejarah sebagai juara di musim pertama mereka. Gaya permainan fisik klub asal Jepang ini sempat merepotkan tuan rumah sebelum akhirnya kebobolan untuk pertama kalinya dalam empat laga fase gugur.
Kritik muncul dari laporan theguardian.com terkait integritas turnamen karena format babak gugur yang dipusatkan di Jeddah selama dua musim terakhir. Hal ini membuat tim tuan rumah seperti Al Ahli memiliki keuntungan besar karena tidak perlu melakoni laga tandang sejak perempat final.
Data kehadiran penonton juga menyoroti masalah format tempat netral tersebut. Saat tim tuan rumah bertanding, stadion dipenuhi puluhan ribu suporter, namun laga semifinal antara Machida dan Shabab Al Ahli hanya dihadiri oleh 395 orang.
Pihak AFC mengakui adanya tantangan dalam menarik minat penonton di lokasi netral meskipun atmosfer sepak bola di Jeddah tergolong sangat tinggi. Format kompetisi yang hanya melibatkan 12 dari 47 negara anggota juga menjadi catatan bagi penyelenggara ke depannya.
“unJapanese” ujar Go Kuroda, Pelatih Machida Zelvia, mendeskripsikan kritik terhadap gaya bermain fisik timnya yang tidak biasa bagi tim asal Jepang.
Penampilan gemilang kiper Edouard Mendy turut menjadi kunci kemenangan Al Ahli dengan mementahkan sejumlah peluang emas dari Hiroyuki Mae dan Yuki Soma setelah insiden kartu merah. Al Ahli menutup turnamen ini sebagai penguasa sepak bola klub di benua Asia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·