Al Ittihad Berebut Tiket Kualifikasi Kompetisi Asia Melawan Al Qadsiah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Al Ittihad mengusung misi wajib menang saat menjamu Al Qadsiah dalam pertandingan pekan ke-34 kompetisi Liga Pro Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City pada Kamis, 21 Mei 2026 pukul 21.00 untuk mengamankan tiket fase kualifikasi AFC Champions League Elite musim depan.

Perebutan tempat di kompetisi tertinggi Asia ini menjadi krusial lantaran skuad asuhan Sergio Conceicao kini tertahan di peringkat kelima klasemen dengan 55 poin, sedangkan Al Qadsiah berada di posisi keempat lewat koleksi 77 poin.

Kekalahan dari Al Qadsiah yang dibarengi kemenangan Al Taawoun akan melempar klub asal Jeddah tersebut ke peringkat keenam, sehingga mereka hanya akan bermain di kompetisi kasta kedua, Champions League Two.

Sebaliknya, tim tamu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengunci posisi keempat dan mengamankan satu tiket ke AFC Champions League Elite.

Manajer Al Qadsiah Brendan Rodgers menegaskan bahwa timnya mengusung mentalitas wajib menang demi mengakhiri musim di posisi terbaik dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

"We have absolute faith in our capabilities," ujar Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Rodgers menunjukkan rasa optimistis yang tinggi bahwa anak asuhnya mampu mengamankan hasil positif dalam laga tandang ini.

"The work we have put in recently gives us every reason to be optimistic about securing a positive result against a club of Al-Ittihad’s stature," kata Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Pertandingan ini juga membawa narasi penebusan bagi Al Qadsiah setelah mereka kalah dari Al Ittihad pada final Piala Raja musim lalu.

"Football always offers you a second chance," tutur Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Mantan pelatih Liverpool tersebut menilai kekalahan di masa lalu menjadi pelajaran berharga bagi timnya untuk merebut kemenangan di depan pendukung lawan.

"We learned harsh but valuable lessons from that final, and now we want to seize this opportunity to end our campaign with a victory that rewards our supporters," ucap Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Mengenai pemilihan susunan pemain, Rodgers menegaskan tidak ada jaminan posisi utama bagi siapapun kecuali berdasarkan kesiapan teknis di lapangan latihan.

"In my managerial philosophy, there is no room for handouts in tactical choices," tegas Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Dirinya menambahkan bahwa persaingan sehat sedang terjadi di dalam tim, terutama dari para pemain yang baru pulih dari cedera.

"The pitch belongs to whoever proves they deserve it and shows complete readiness to fight for every ball," kata Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Rodgers juga memuji perkembangan standar teknis dan infrastruktur sepak bola di Arab Saudi yang dinilainya sudah berkelas dunia.

"Saudi football is delivering impressive technical standards, backed by world-class infrastructure and facilities," puji Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Sejak menukangi tim pada Desember lalu, Rodgers mengaku mendapatkan sambutan hangat dari lingkungan sekitar yang memudahkan proses adaptasinya.

"Since my arrival last December, I have encountered wonderful people, which has greatly eased my transition," ungkap Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Ia menutup keterangannya dengan memberikan apresiasi mendalam kepada para pendukung setia Al Qadsiah yang selalu hadir di stadion.

"I am incredibly grateful to this loyal fanbase that has supported us in every stadium," tutur Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Dukungan tersebut diakui menjadi faktor penggerak utama di balik performa impresif tim sepanjang musim kompetisi ini.

"Their backing was the main driver for my swift adaptation to this new venture, and they have played a direct role in every success we achieved this season," kata Brendan Rodgers, Manajer Al Qadsiah.

Di kubu lawan, atmosfer internal Al Ittihad sempat terganggu oleh isu miring terkait komitmen gelandang asal Aljazair, Houssem Aouar.

Sebagian suporter menuduh mantan pemain Olympique Lyonnais tersebut sengaja membesar-besarkan cedera agar absen di laga terakhir demi menjaga kebugaran menjelang Piala Dunia, sebagaimana dilansir dari africasoccer.com.

Namun, ketajaman lini depan Al Ittihad dipastikan tetap bertumpu pada Aouar yang menjadi top skor klub dengan delapan gol, serta Danilo yang mencetak gol pada pekan ke-33 lalu.

Kedua tim dipastikan tampil pincang karena Sergio Conceicao kehilangan Mohamedou Doumbia dan Saad Al Mousa, sementara Al Qadsiah datang tanpa Waleed Al Ahmed.

Penjualan tiket pertandingan ini dilakukan melalui platform resmi Liga Pro Saudi serta portal klub Al Ittihad dengan harga berkisar dari 50 SAR hingga lebih dari 2.500 SAR.

Klasemen Akhir Liga Pro Arab SaudiPosisiTimMainMenangSeriKalahGol MasukGol KemasukanSelisih GolPoin
1Al Nassr34282491286386
2Al Hilal34259085275884
3Al Ahli34256371254681
4Al Qadsiah34238383344977
5Al Ittihad34167115548755
6Al Taawoun341581159461353
7Al Ettifaq34148125155-450
8NEOM34129134348-545
9Al Hazem34119143857-1942
10Al Fayha34108164154-1338
11Al Fateh34910154155-1437
12Al Khaleej34107175462-837