Penyerang Al-Nassr Cristiano Ronaldo berhasil membawa klubnya meraih gelar juara Liga Pro Arab Saudi untuk pertama kali setelah mengalahkan Damac pada Kamis.
Pemain berusia 41 tahun tersebut mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 Al-Nassr atas Damac pada hari terakhir musim kompetisi. Hasil ini memastikan Al-Nassr mengungguli rival utama mereka, Al-Hilal, sekaligus menyabet gelar juara liga pertama klub sejak tahun 2019.
Sejak didatangkan pada Desember 2022 setelah berpisah dari Manchester United, Ronaldo tercatat telah mengemas 129 gol di seluruh kompetisi untuk Al-Nassr. Kemenangan ini sekaligus menandai gelar liga kedelapan sepanjang karier Ronaldo setelah sebelumnya meraih trofi serupa di Inggris bersama Manchester United, Spanyol dengan Real Madrid, dan Italia bersama Juventus.
Kehadiran Ronaldo memicu gelombang kedatangan bintang sepak bola dunia ke Arab Saudi, termasuk Karim Benzema, N'Golo Kante, Riyad Mahrez, Sadio Mane, dan Neymar. Para pemain ini tersebar di empat klub besar yang sempat diambil alih oleh Public Investment Fund (PIF) pada musim panas 2023, meskipun 70 persen saham Al-Hilal kemudian dijual ke Kingdom Holding Company milik Pangeran Alwaleed bin Talal pada April 2026.
Persaingan gelar juara musim ini sempat melibatkan Al-Ahli dan Al-Qadsiah sebelum akhirnya menyisakan Al-Nassr dan Al-Hilal. Penentuan juara sempat tertunda akibat hasil imbang 1-1 dalam laga penentu pada 12 May, sebelum Al-Nassr akhirnya mengunci takhta juara pada Kamis pekan ini.
Profesor olahraga Afro-Eurasia di Emlyon Business School Paris, Simon Chadwick memberikan analisisnya mengenai dampak kemenangan ini terhadap kebijakan olahraga negara tersebut.
"Officials in Riyadh will likely see an Al-Nassr triumph as vindication of both Ronaldo's signing and of the decision to keep the club under PIF ownership," ujar Simon Chadwick kepada BBC.
Chadwick menambahkan bahwa trofi domestik ini menjadi bukti bagi otoritas setempat mengenai percepatan prestasi melalui strategi akuisisi yang tepat.
"The league win will also help to confirm the Saudi view that success can be rapidly achieved given the right mix of domestic strategy and overseas acquisition," kata Simon Chadwick.
Lebih lanjut, Chadwick menggarisbawahi tantangan berikutnya bagi Al-Nassr demi memperkuat status klub di level internasional.
"For Al-Nassr, to achieve the iconic status as some of its domestic and Asian rivals, the club must keep on winning and also secure continental titles," tutur Simon Chadwick.
Gelar juara liga ini menjadi pelipur lara bagi Al-Nassr yang sebelumnya kalah dari wakil Jepang, Gamba Osaka, dalam laga final AFC Champions League Two pada Sabtu lalu.
Namun, perjalanan kompetisi musim ini tidak luput dari polemik internal, termasuk absennya Ronaldo dalam dua laga pada Februari lalu akibat isu tata kelola klub. Sejumlah pemain asing seperti Ivan Toney dari Al-Ahli dan penyerang sayap asal Brasil, Galeno, bahkan sempat menuduh pihak penyelenggara liga memberikan perlakuan istimewa kepada Ronaldo dan klubnya.
Kritik dari para pemain mengenai jalannya kompetisi dan proyek sepak bola Arab Saudi langsung mendapat respons dari sang kapten Al-Nassr.
"I think this is not good for the league. Everyone complains. This is football, this is not a war… but not everything is allowed. I am going to speak at the end of the season because I've seen many, many bad things. Many players have complained, doing posts on Instagram, on Facebook, speaking about the referees, speaking about the league, speaking about the project. This is not good. This is not the goal of the league," kata Cristiano Ronaldo.
Proyek besar olahraga Arab Saudi secara umum tengah menghadapi tantangan menyusul penghentian pendanaan LIV Golf oleh PIF dan penundaan Winter Asian Games 2029. Dilansir dari BBC, rumor transfer pemain bintang ke Liga Pro Arab Saudi mulai mereda, dengan fokus beralih pada perekrutan pemain muda yang memiliki nilai jual kembali.
Chadwick menilai kesuksesan Al-Nassr mengunci gelar juara ini dapat memberikan dorongan baru bagi antusiasme sepak bola di negara tersebut.
"Ronaldo's and Al-Nassr's shared achievement may also bring some much-needed impetus to Saudi Arabian football, which of late has somewhat struggled to sustain the hype and appeal of three years ago," ujar Simon Chadwick.
Kendati investasi besar mereda, klub Arab Saudi seperti Al-Qadsiah masih mendatangkan Mateo Retegui seharga 57 juta poundsterling, sementara Al-Hilal membeli Darwin Nunez senilai 46 juta poundsterling. Dana transfer dilaporkan tetap tersedia bagi bintang veteran yang tepat seperti Mohamed Salah yang diincar oleh Al-Ittihad setelah meninggalkan Liverpool.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·