PULANG PISAU,PROKALTENG.CO – Kecelakaan tunggal truk terjadi di ruas jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (13/5)2026) sekitar 04.00 WIB.
Truk yang bermuatan batu timbunan itu diduga saat melintasi jalan rusak di TKP tiba-tiba berhenti, kemudian jalan roda belakang ambil sehingga terbalik.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden laka tunggal tersebut, namun di lokasi kejadian arus lalulintas tersendat karena kendaraan harus bergantian untuk melintasinya.
Dari pantauan awak media ini di lokasi kejadian, kerusakan jalan cukup parah. Dimana, jalan berlubang dengan diameter yang cukup dalam.
Kendaraan yang melintas diminta untuk lebih berhati-hati, khususnya kendaraan kecil bisa tersangkut, karena kondisi jalan yang tidak rata dan bergelombang.
” Awalnya kami mau melintas. Pada saat di TKP, mobil berhenti, dan tidak bisa maju dan mundur lalu ban belakang sebelah kanan amblas dan terbalik, ” ucap Joni pengemudi truk yang mengalami laka tunggal kepada awak media ini, Rabu (13/5/2026)
Joni pun berharap kepada pihak terkait agar segera turun tangan dan melakukan perbaikan sehingga tidak ada lagi pengguna jalan yang mengalami nasib serupa.

Sementara itu, Kades Mantaren II Anton Supardi mengaku sangat prihatin dengan kerusakan ruas jalan tersebut.
” Bahkan, beberapa hari kemarin salah satu staf kami mengalami laka tunggal di lokasi tersebut, ” kata Anton Supardi.
Ia pun mendesak kepada pihak Balai jalan agar segera melakukan perbaikan secara menyeluruh, sehingga ruas jalan tersebut kembali nyaman dan aman untuk dilalui oleh pengguna jalan.
Sebelumnya diberitakan media ini, bahwa kerusakan ruas jalan Trans Kalimantan, khususnya di Desa Mantaren II cukup parah sehingga berpotensi menimbang lakalantas.
Pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalteng sudah turun kelapangan untuk melakukan perbaikan dengan penimbunan.(kpg)
PULANG PISAU,PROKALTENG.CO – Kecelakaan tunggal truk terjadi di ruas jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (13/5)2026) sekitar 04.00 WIB.
Truk yang bermuatan batu timbunan itu diduga saat melintasi jalan rusak di TKP tiba-tiba berhenti, kemudian jalan roda belakang ambil sehingga terbalik.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden laka tunggal tersebut, namun di lokasi kejadian arus lalulintas tersendat karena kendaraan harus bergantian untuk melintasinya.

Dari pantauan awak media ini di lokasi kejadian, kerusakan jalan cukup parah. Dimana, jalan berlubang dengan diameter yang cukup dalam.
Kendaraan yang melintas diminta untuk lebih berhati-hati, khususnya kendaraan kecil bisa tersangkut, karena kondisi jalan yang tidak rata dan bergelombang.
” Awalnya kami mau melintas. Pada saat di TKP, mobil berhenti, dan tidak bisa maju dan mundur lalu ban belakang sebelah kanan amblas dan terbalik, ” ucap Joni pengemudi truk yang mengalami laka tunggal kepada awak media ini, Rabu (13/5/2026)
Joni pun berharap kepada pihak terkait agar segera turun tangan dan melakukan perbaikan sehingga tidak ada lagi pengguna jalan yang mengalami nasib serupa.
Sementara itu, Kades Mantaren II Anton Supardi mengaku sangat prihatin dengan kerusakan ruas jalan tersebut.
” Bahkan, beberapa hari kemarin salah satu staf kami mengalami laka tunggal di lokasi tersebut, ” kata Anton Supardi.
Ia pun mendesak kepada pihak Balai jalan agar segera melakukan perbaikan secara menyeluruh, sehingga ruas jalan tersebut kembali nyaman dan aman untuk dilalui oleh pengguna jalan.
Sebelumnya diberitakan media ini, bahwa kerusakan ruas jalan Trans Kalimantan, khususnya di Desa Mantaren II cukup parah sehingga berpotensi menimbang lakalantas.
Pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalteng sudah turun kelapangan untuk melakukan perbaikan dengan penimbunan.(kpg)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·