Alan Shearer Soroti Performa Buruk Newcastle Setelah Kalah dari Sunderland

Sedang Trending 3 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Legenda Newcastle United, Alan Shearer, mengungkapkan kekecewaannya mendalam terhadap performa tim setelah kekalahan telak dari Sunderland. Ia bahkan menilai para pemain pantas "dihajar" atas hasil buruk tersebut, menjelang lanjutan Liga Primer yang mempertemukan Newcastle dengan Crystal Palace pada akhir pekan ini.

Kekalahan pahit dalam derbi Tyne-Wear tersebut meninggalkan luka mendalam dan menjadi sorotan utama selama jeda tiga minggu kompetisi. Hasil itu juga memicu pertanyaan besar mengenai masa depan manajer Eddie Howe dan proyek klub yang didukung oleh investor Arab Saudi secara keseluruhan.

Shearer, yang dikenal sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub, mengakui bahwa ia tidak bisa sepenuhnya percaya diri dalam memprediksi kemenangan bagi tim asuhan Howe di laga mendatang. Saat ini, Newcastle berada di posisi ke-12 klasemen dan akan bertandang ke Selhurst Park untuk menghadapi Crystal Palace.

Menanggapi pertanyaan mengenai pertandingan tandang Newcastle ke Selhurst Park, Shearer jelas masih "terluka" oleh kekalahan dari Sunderland baru-baru ini. Ia bahkan ragu Newcastle bisa membawa pulang tiga poin penuh.

"Newcastle telah dihajar setelah penampilan dan hasil mereka melawan Sunderland, dan itu memang pantas," kata Shearer, seperti dilansir Metro. "Itu akan menyakitkan mereka dan akan terus membekas sampai mereka bermain melawan Sunderland lagi."

Meskipun demikian, Shearer menekankan pentingnya respons dari para pemain. "Tetapi saya selalu mengatakan Anda mendapat kesempatan untuk membalas sebagai pemain. Mereka harus tampil dan membalas, tidak hanya akhir pekan ini, tetapi juga akhir pekan depan karena mereka jauh dari harapan dalam kampanye liga tahun ini," tambahnya.

Mengenai pertandingan kontra Crystal Palace, Shearer menyatakan, "Saya tidak bisa mengatakan dengan keyakinan besar bahwa mereka bisa pergi ke sana dan mendapatkan tiga poin. Saya pikir saya akan bersikap netral dan mengatakan mereka akan mendapatkan satu poin. Crystal Palace akan menjadi lawan yang tangguh."

Ia menambahkan, "Mereka juga mengalami musim naik turun, terutama setelah musim lalu. Namun, Crystal Palace memiliki beberapa pemain yang sangat berbakat di sana. Jadi, saya akan mengatakan hasil imbang."

Sebelumnya, Shearer juga sempat menyoroti pemain muda Nick Woltemade. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub itu menegaskan bahwa Woltemade pantas mendapatkan waktu lebih banyak di St James' Park. Pemain asal Jerman itu awalnya tiba sebagai striker, namun sejak Februari ia lebih sering ditempatkan di lini tengah.

Shearer menilai terlalu dini bagi Newcastle untuk menjual Nick Woltemade. "Tidak ada keraguan ada bakat di sana. Kami melihat itu ketika dia pertama kali tiba tetapi karena berbagai alasan, ada banyak alasan," ungkapnya kepada Betfair.

"Ini bukan hanya karena memainkannya di lini tengah karena kadang-kadang dia terlihat lamban dan lambat. Kadang-kadang, kecepatan, kekuatan, dan energi Liga Primer terlihat sedikit terlalu banyak untuknya. Tetapi tidak ada keraguan ada bakat dan kemampuan di sana," jelas Shearer.

Shearer juga memahami bahwa Woltemade mungkin merasa menjadi korban situasi di Newcastle musim ini. "Saya kira ini hanya tentang mencoba mengeluarkan bakat itu darinya dalam posisi apa pun karena saat ini dia belum cocok dengan Newcastle dan Newcastle belum cocok dengannya secara khusus," ujarnya.