Manajer Stevenage Alex Revell menginstruksikan skuatnya untuk tampil dengan keberanian penuh guna mengejar defisit satu gol saat menghadapi Stockport County pada laga leg kedua semifinal play-off EFL League One di Stadion Edgeley Park, Rabu malam.
Kekalahan tipis pada pertemuan pertama terjadi setelah kesalahan lini pertahanan di masa tambahan waktu membuat Ben Osborn mencetak gol kemenangan bagi Stockport, padahal laga tersebut tampak akan berakhir imbang tanpa gol.
Menghadapi partai penentuan ini, Revell menegaskan kepada BBC Three Counties Radio bahwa strategi konvensional bukan lagi prioritas utama demi mencapai babak final di Stadion Wembley.
"The manual goes out the window. We've got to show people who we are, and play with courage," ujar Alex Revell, Manajer Stevenage.
Pihak manajemen klub menyadari besarnya pertaruhan dalam laga ini mengingat kemenangan akan membawa mereka ke pertandingan paling bersejarah sepanjang berdirinya klub.
"We've got one last chance to get into what would be the biggest game in our history - we know that and we'll be doing everything we can to get there," kata Alex Revell, Manajer Stevenage.
Meskipun berada dalam posisi tertinggal secara agregat, Revell menilai situasi ini memberikan kejelasan bagi para pemainnya untuk tetap fokus menyerang daripada terjebak dalam keraguan taktis yang sering muncul saat hasil imbang.
"This group deals really well with adversity, really well with knowing what they have to do. A draw is that unknown, do you go attacking, do you defend?" tutur Alex Revell, Manajer Stevenage.
Stevenage memiliki ambisi besar untuk promosi ke kasta kedua sepak bola Inggris untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan liga 16 tahun lalu, dengan modal kemenangan tandang 3-1 di markas Stockport pada Desember lalu.
"For us, we know we've got to win the game, we've got a game plan to go and do that and if we play to our best, full of energy and the aggression and intent we've had all season, then we give ourselves the best chance," ucap Alex Revell, Manajer Stevenage.
Terkait evaluasi teknis dari kekalahan di leg pertama, Revell telah melakukan pertemuan personal dengan para pemain untuk membedah kesalahan detail yang menyebabkan timnya kebobolan di menit akhir.
"You don't need to go over a ploughed field. We have meetings with individuals about little things we could have done slightly better (in the first leg). We know the goal was a mistake but before that it was two teams competing to try and get the best out of the game," jelas Alex Revell, Manajer Stevenage.
Sang manajer kini memilih untuk melupakan hasil buruk tersebut dan mendorong motivasi para pemain untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan pendukung lawan pada hari Rabu mendatang.
"For us now, we move on, talk to people about how we could do better and look forward to Wednesday and showing that," papar Alex Revell, Manajer Stevenage.
Persiapan skuat diklaim sudah maksimal untuk memberikan performa yang melampaui batas kemampuan biasa demi mengamankan tiket ke final melawan Bradford City atau Bolton Wanderers.
"This squad is really prepared to go above and beyond. That's what we have to do, go above and beyond for each other to get the win - it's something we've done all season and we have to keep doing it," pungkas Alex Revell, Manajer Stevenage.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·