Pelatih tim nasional Swedia, Graham Potter, secara mengejutkan tidak menyertakan pemain sayap FC Barcelona, Roony Bardghji, dalam daftar 55 pemain untuk Piala Dunia 2026. Keputusan yang diumumkan menjelang turnamen musim panas ini didasari oleh minimnya menit bermain sang pemain di level klub sejak awal tahun.
Keputusan Potter memicu perdebatan karena Bardghji sebelumnya merupakan bagian dari skuad Swedia selama babak playoff. Selain Bardghji, nama-nama populer lainnya seperti Williot dari Celta Vigo dan Dejan Kulusevski dari Tottenham Hotspur juga absen dari daftar pilihan pelatih asal Inggris tersebut.
"It has been an incredibly tough decision to make. It is not something I have taken lightly, picking a squad for the World Cup. As a person and as a father, I know how tough it is to leave players out," ujar Graham Potter, Pelatih Tim Nasional Swedia.
Potter menjelaskan bahwa seleksinya mempertimbangkan berbagai faktor di luar sekadar talenta individu. Ia menekankan pentingnya manajemen tim selama perjalanan panjang turnamen serta profil pemain berdasarkan usia dan pengalaman kompetitif saat ini.
"My decisions are based on a few things. I don’t have all the answers. There are always different ways of looking at things. From a competitive perspective, there are others who are ahead, right now," kata Potter.
Meskipun mengakui kualitas yang dimiliki para pemain muda yang ia coret, Potter menegaskan bahwa tanggung jawab penuh atas hasil tim berada di pundaknya. Ia tetap memuji potensi masa depan para pemain yang tidak terpilih kali ini.
"It’s also about us being 26 players who are going on a trip, about how to manage time away from each other, how we act and different profiles based on age and experience. I love both of those guys. They have super exciting careers ahead of them. I may be wrong, but I have to make a decision," tambah Potter.
Absensi Bardghji di tim nasional terjadi di tengah spekulasi mengenai masa depannya di Camp Nou. Dilansir dari beinsports.com, Bardghji merasa kesulitan bersaing memperebutkan posisi dengan Lamine Yamal dan hampir tidak memiliki partisipasi di tim utama sejak Januari 2026.
Pihak manajemen Barcelona dikabarkan tetap melihat Bardghji sebagai aset potensial jangka panjang meski sang pemain mempertimbangkan untuk pindah klub demi jaminan menit bermain. Pertemuan antara perwakilan pemain dan manajemen klub dijadwalkan segera berlangsung untuk membahas langkah strategis di bursa transfer mendatang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·