Alvaro Arbeloa Bela Real Madrid dari Kritik Nirgelar Dua Musim

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa memberikan pembelaan terkait kritik tajam yang menimpa klubnya setelah mencatatkan hasil tanpa gelar dalam dua musim berturut-turut. Hal ini disampaikan menjelang pertandingan kandang melawan Oviedo pada Jumat, 14 Mei 2026 dini hari WIB.

Kekecewaan publik muncul setelah Los Blancos dipastikan finis di bawah Barcelona dalam klasemen Liga Spanyol. Performa tim semakin disorot usai tersingkir pada babak 16 besar Copa del Rey dan perempat final Liga Champions, yang menjadi kegagalan beruntun pertama sejak 2010.

Kondisi musim ini dinilai lebih buruk dibandingkan tahun lalu karena Real Madrid tidak mencapai babak final kompetisi manapun, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Arbeloa menyatakan adanya ketidakadilan dalam penilaian publik terhadap pencapaian klub.

"Ada standar ganda; selalu ada" sengat Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Arbeloa merujuk pada fakta bahwa banyak klub besar lain yang mengalami puasa gelar dalam durasi yang lebih lama dibandingkan timnya. Ia menegaskan posisi Real Madrid tetap superior jika melihat sejarah kesuksesan di kancah Eropa.

"Kami memang dua tahun tanpa gelar juara, sedangkan klub-klub lain ada yang puasa gelar lebih lama. Memangnya ada berapa banyak klub yang juara Liga Champions sebanyak kami?" ceplos Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Real Madrid kini berupaya menutup musim 2025/2026 dengan hasil maksimal pada tiga pertandingan tersisa. Setelah menghadapi Oviedo, skuad asuhan Arbeloa dijadwalkan bertandang ke markas Sevilla sebelum menutup musim dengan menjamu Athletic Bilbao di Santiago Bernabeu.