Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengecam keputusan wasit yang mengesahkan gol penyeimbang Real Betis dalam laga yang berakhir imbang di Estadio La Cartuja pada Jumat malam. Hasil tersebut membuat peluang juara Los Blancos menipis lantaran selisih poin dengan Barcelona di puncak klasemen semakin melebar.
Tim tamu sempat unggul lebih dulu melalui aksi Vinicius Jr pada babak pertama, namun kemenangan yang sudah di depan mata sirna akibat gol Hector Bellerin di menit ke-94. Kegagalan Kylian Mbappe dan Jude Bellingham dalam memaksimalkan peluang emas membuat Madrid gagal mengunci kemenangan lebih awal di markas Betis.
Kekecewaan mendalam dirasakan oleh kubu Madrid karena proses terjadinya gol penyama kedudukan tersebut dinilai diawali oleh pelanggaran Antony terhadap Ferland Mendy. Insiden yang tidak dianulir oleh wasit maupun VAR itu memicu protes keras dari staf kepelatihan dan seluruh pemain di lapangan.
"Ada pelanggaran jelas terhadap Mendy sebelum gol mereka. Masalahnya adalah orang-orang yang bertanggung jawab atas keputusan ini harus memahami sepak bola, dan jelas mereka tidak memahaminya." ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Penegasan Arbeloa tersebut merujuk pada ketidakhadiran intervensi VAR saat momen krusial di masa tambahan waktu berlangsung. Hasil imbang ini menempatkan Madrid di posisi sulit karena kini tertinggal delapan poin dari Barcelona dengan sisa lima pertandingan musim ini.
Kekalahan dalam persaingan gelar liga menambah beban bagi Arbeloa mengingat klub tersebut telah tersingkir dari kompetisi Liga Champions. Real Madrid kini dijadwalkan bertandang ke markas Espanyol pekan depan sebelum melakoni laga El Clasico melawan Barcelona dalam upaya menjaga asa posisi kedua di klasemen.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·