Amerika Serikat dan Inggris hampir terlibat konfrontasi militer di Kepulauan San Juan akibat kematian seekor babi pada 15 Juni 1859. Insiden tersebut memicu polemik diplomatik terkait batas wilayah negara yang sebelumnya belum terselesaikan melalui Perjanjian Oregon, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Ketegangan bermula ketika Lyman Cutlar, seorang penggarap lahan asal Amerika Serikat, menemukan seekor babi menjarah tanaman kentang di tanahnya. Cutlar yang merasa dirugikan karena bibit kentang senilai $10 miliknya terus dimakan kemudian memutuskan untuk menembak hewan tersebut.
"Atas dorongan sesaat," katanya, "saya mengambil senapan saya dan menembak babi itu."
Cutlar mengakui kesalahannya dan menawarkan ganti rugi berupa uang atau hewan ternak kepada pemilik babi, Charles Griffin. Namun, Griffin yang merupakan agen dari Perusahaan Teluk Hudson Kanada menolak tawaran tersebut dan justru melontarkan kemarahan terkait keberadaan warga Amerika di pulau itu.
"Kalian orang Amerika hanyalah pengganggu di pulau ini, dan kalian tidak punya urusan di sini."
Konflik personal ini dengan cepat meluas menjadi persoalan kedaulatan nasional antara kedua negara. Para pemukim Amerika yang merasa terancam kemudian meminta perlindungan militer hingga Brigadir Jenderal AS William Harney mengirimkan 66 pasukan di bawah pimpinan Kapten George Pickett pada 27 Juli 1859.
Inggris merespons pergerakan militer tersebut dengan mengirimkan tiga kapal perang atas perintah Gubernur British Columbia, James Douglas. Meskipun kedua pihak telah bersiaga untuk bertempur, pertumpahan darah akhirnya dapat dicegah melalui jalur komunikasi yang tenang dan diplomasi antar kedua sekutu tersebut.
Kedua negara kemudian menyepakati pendudukan bersama di Pulau San Juan dengan mendirikan Kamp Amerika di sisi selatan dan Kamp Inggris di sisi utara. Perselisihan ini baru benar-benar berakhir pada tahun 1872 setelah Kaisar Wilhelm dari Jerman bertindak sebagai penengah dan memberikan Kepulauan San Juan kepada Amerika Serikat.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·