Andi Gani Jelaskan Alasan Buruh Lajang Tolak Makan Bergizi Gratis

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memberikan klarifikasi terkait video viral penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh massa buruh di hadapan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan May Day, Senin (4/5).

Andi menjelaskan bahwa teriakan penolakan yang terdengar kencang di Hotel Grand Mansion, Menteng, Jakarta Pusat tersebut berasal dari kelompok pekerja yang statusnya belum berkeluarga atau masih lajang.

Identifikasi internal dilakukan untuk memahami alasan di balik respons negatif terhadap program unggulan pemerintah tersebut tanpa bermaksud melakukan intervensi terhadap pendapat para anggotanya.

"Ketika kami identifikasi, bukan bermaksud mengintervensi atau apa, tidak. Kenapa kami tidak menerima MBG? Karena ternyata yang di bagian depan sebagian besar lajang," ujar Andi Gani, Presiden KSPSI.

Pihak KSPSI menilai para buruh lajang menganggap alokasi dana untuk program makan tersebut akan jauh lebih efektif jika dialihkan untuk kebutuhan pengembangan diri karena mereka belum memiliki tanggungan anak.

"Lajang, ya memang tidak mempunyai anak, ya menolak MBG. Buat mereka, ngapain, lebih penting dana itu untuk kebutuhan pengembangan yang lain. Nah itu, jadi, ya mesti kita tegaskan," kata Andi Gani, Presiden KSPSI.

Meskipun terdapat penolakan dari kelompok lajang, Andi memastikan bahwa para pekerja yang telah berumah tangga tetap memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program MBG di masa depan.

"Itulah gerakan buruh. Nggak bisa ditekan-tekan dan apa adanya. Jadi ketika saya tegaskan hari ini, apakah kelompok buruh menerima MBG? Yang berkeluarga pasti menerima. Karena manfaatnya diterima oleh anak-anaknya," kata Andi Gani, Presiden KSPSI.

Penolakan ini bermula saat Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato di depan massa aksi Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo sempat melontarkan pertanyaan langsung kepada para buruh mengenai nilai manfaat dari program Makan Bergizi Gratis bagi generasi mendatang.

"MBG bermanfaat atau tidak?," tanya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.