Andrey Belousov dan Vyacheslav Volodin Kunjungi Korea Utara

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Menteri Pertahanan Rusia Andrey Belousov mendarat di Pyongyang pada Minggu, 26 April 2026, guna melakukan pertemuan dengan jajaran pemimpin politik serta militer Korea Utara dalam rangka mempererat kemitraan strategis kedua negara.

Kunjungan ini dilakukan di tengah intensitas kerja sama pertahanan yang semakin erat antara Moskow dan Pyongyang. Selain agenda pertemuan diplomatik, Belousov dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan seremonial kenegaraan selama berada di ibu kota Korea Utara tersebut.

Kedatangan Menhan Rusia menyusul kehadiran Vyacheslav Volodin, Ketua Majelis Rendah Rusia, yang telah lebih dulu tiba pada Sabtu. Berdasarkan laporan dari Telegram yang dilansir dari Bloombergtechnoz, Volodin melakukan pertemuan langsung dengan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.

"salam hangat dan harapan terbaik" ujar Vyacheslav Volodin, Ketua Majelis Rendah Rusia.

Pesan tersebut disampaikan Volodin sebagai mandat langsung dari Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memperkokoh hubungan bilateral. Hubungan kedua negara tersebut telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait dukungan Pyongyang terhadap operasi militer Moskow di Ukraina.

Otoritas di Seoul dan Washington melaporkan bahwa Korea Utara telah mengerahkan ribuan personel militer ke wilayah konflik. Sebagai imbalan atas dukungan militer itu, Rusia memberikan bantuan ekonomi serta dukungan teknis yang membantu Kim Jong Un dalam mempercepat pengembangan program persenjataannya.

Dalam pertemuan dengan Kim Jong Un, Volodin juga secara khusus mengungkapkan apresiasi Rusia atas bantuan militer yang diberikan Korea Utara di garis depan pertempuran.

"rasa terima kasih atas bantuan dalam membebaskan wilayah Kursk," kata Vyacheslav Volodin, Ketua Majelis Rendah Rusia.

Wilayah Kursk sebelumnya sempat berada di bawah kendali pasukan Ukraina setelah serangan pada tahun 2024. Melalui dukungan tersebut, Rusia berhasil memulihkan kendali atas wilayah yang sempat diduduki selama beberapa bulan tersebut.