Menkop sebut koperasi kunci ekonomi Pancasila

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ke depan, kita tidak hanya berbicara soal angka, tetapi juga nilai. Koperasi harus kembali pada semangat kekeluargaan, gotong royong dan kebersamaan

Kupang (ANTARA) - Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyatakan koperasi merupakan kunci dalam membangun sistem ekonomi Pancasila yang berkeadilan.

“Ke depan, kita tidak hanya berbicara soal angka, tetapi juga nilai. Koperasi harus kembali pada semangat kekeluargaan, gotong royong dan kebersamaan,” kata Ferry Juliantono di Kupang, Minggu.

Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Kopdit Swasti Sari Tahun Buku 2025 di salah satu hotel di Kupang.

RAT tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, para kepala dinas terkait serta kurang lebih 272 utusan anggota Kopdit Swasti Sari.

Ferry mengatakan pemerintah sedang menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat koperasi, antara lain penyusunan undang-undang baru tentang perkoperasian, penguatan penjaminan simpanan koperasi, serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca juga: Ini harapan Menkop terhadap Koperasi Merah Putih di NTT

Baca juga: Menkop Ferry jadi anggota luar biasa Koperasi Merah Putih di Kupang

Ia menambahkan penguatan koperasi perlu didukung konsolidasi organisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan koperasi.

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengapresiasi peran Kopdit Swasti Sari dalam mendorong perekonomian masyarakat di daerah tersebut.

Pemerintah daerah, kata dia, mendorong koperasi terus berkembang sebagai sokoguru ekonomi daerah dan bersinergi dengan program pembangunan.

Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari Lambertus Ara Tukan menyebutkan hingga Tahun Buku 2025 koperasi tersebut memiliki sekitar 217 ribu anggota yang tersebar di enam provinsi.

Total aset koperasi mencapai sekitar Rp1,24 triliun dengan sisa hasil usaha (SHU) sekitar Rp15,78 miliar.

Ia mengatakan laporan keuangan koperasi telah diperiksa auditor independen dengan opini wajar tanpa pengecualian serta memperoleh predikat sehat.

Menurut dia, koperasi tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tetapi juga nilai kejujuran, keadilan, solidaritas dan tanggung jawab.

Baca juga: Menkop: Kopdes Merah Putih akan dilengkapi gerai obat dan klinik desa

Baca juga: Menkop: Fungsi offtaker Kopdes Merah Putih dukung kedaulatan pangan

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.