Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mendukung penuh langkah Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) untuk menggandeng aplikator seperti Meta guna mengembangkan ekonomi kreatif (ekraf) dan membuka jalan pegiat sektor ini ke pasar internasional.
"Kita mendapat kabar bahwa Kemenekraf sudah menggandeng perusahaan teknologi Meta. Kerja sama ini akan mencakup pertukaran data tren pasar, pelatihan kreator berbasis pembelajaran 'gamified', serta penguatan edukasi panduan komunitas agar aktivitas digital lebih aman dan bertanggung jawab. Ini sangat positif untuk menumbuhkan kapasitas dan pasar pegiat ekraf," kata Hendry dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Gamified (gamifikasi) adalah penerapan elemen, prinsip, dan mekanisme permainan seperti poin, level, dan papan peringkat ke dalam konteks nongame. Tujuannya meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan perilaku pengguna dalam pendidikan, pemasaran, atau kerja.
Kemenekraf juga menjajaki kolaborasi dengan Meta untuk memperluas jangkauan pelaku ekonomi kreatif lokal ke pasar internasional melalui pemanfaatan platform digital dan kecerdasan buatan.
Menurut Hendry, inovasi ini bakal memperluas jangkauan pasar ekonomi kreatif hingga penguasaan sistem teknologi dan informasi oleh pegiat ekonomi kreatif.
Ia juga menyarankan agar Kemenekraf tidak hanya menggandeng Meta, namun juga perusahaan teknologi atau aplikator lainnya. Semakin banyak aplikator yang digandeng maka peluang pegiat ekraf dan UMKM untuk terus berkembang terus berkembang.
"Selain Meta, Kemenekraf juga menggandeng aplikator, lokapasar, ojol dan pengembang AI. Para pegiat Ekraf dan UMKM akan lebih banyak jualan di lokapasar. Jadi, peluang UMKM dan Ekraf makin meningkat." ujarnya.
Sebelumnya, Wamen Ekraf Irene Umar menegaskan peran pemerintah sebagai penghubung untuk memastikan ekosistem kreatif tumbuh optimal dan karya lokal semakin kompetitif di panggung global.
Meta menyambut positif kolaborasi ini mengingat tingginya tingkat kreativitas dan adopsi teknologi masyarakat Indonesia dalam mengembangkan bisnis.
Inisiatif ini diharapkan membantu kreator membangun pemahaman digital yang kuat guna memaksimalkan potensi platform digital dalam menjangkau audiens secara lebih efektif.
Kemenekraf menegaskan komitmen mendorong pegiat ekonomi kreatif lokal agar mampu menembus pasar internasional, antara lain melalui penjajakan kolaborasi dengan perusahaan teknologi Meta.
Langkah ini mempertegas peran Kementerian Ekraf sebagai penghubung strategis agar karya dan talenta lokal semakin dikenal serta kompetitif di panggung global.
Baca juga: Ketua MPR apresiasi penguatan ekonomi kreatif di Banyumas
Baca juga: Wamenekraf soroti peran perempuan dalam industri kreatif
Baca juga: Kementerian Ekonomi Kreatif berupaya tingkatkan perlindungan hak cipta
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·