Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menyerap aspirasi penyandang disabilitas dan lansia dalam kegiatan reses di Desa Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan menekankan pentingnya kehadiran negara bagi masyarakat rentan.
Dalam dialog bersama warga, Novita menyoroti kebutuhan aksesibilitas dan alat bantu kesehatan bagi penyandang disabilitas setelah menerima aspirasi dari warga bernama Trisna yang meminta bantuan kursi roda untuk ibunya usai menjalani amputasi kaki.
“Aspirasi seperti yang disampaikan Pak Trisna adalah pengingat bahwa negara harus hadir di setiap gang dan rumah warga. Kami akan segera mengupayakan bantuan alat kesehatan ini agar ibunda kembali memiliki mobilitas dan kemandirian,” kata Novita dalam keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu.
Selain persoalan disabilitas, warga juga menyampaikan keluhan terkait tekanan ekonomi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Salah seorang warga, Tatik meminta agar kebijakan pemerintah mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat kecil.
“Rakyat kecil tidak tahu apa-apa soal kebijakan, yang kami tahu hanya kebutuhan pokok di rumah harus terpenuhi. Tolong, setiap kebijakan yang diambil, pikirkan dampaknya pada kami,” ujar Tatik.
Menanggapi hal tersebut, Novita menegaskan pihaknya akan membawa aspirasi warga terkait perluasan lapangan kerja inklusif dan penguatan pemberdayaan ekonomi perempuan ke tingkat pusat.
Menurut dia, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kreatif dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi kelompok rentan, termasuk perempuan lansia.
“Saya mendengar jelas suara Ibu Tatik. Kebijakan ekonomi tidak boleh hanya memanjakan yang produktif, tapi harus melindungi yang rentan. Saya sebagai wakil rakyat akan terus mendesak pemerintah agar program pemberdayaan ekonomi perempuan menyentuh hingga lapis lansia, agar mereka tetap berdaya dan mandiri di hari tua,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Novita juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada ratusan perempuan lansia dan penyandang disabilitas sebagai upaya membantu meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.
Ia menegaskan seluruh aspirasi yang diterima selama reses akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat kerja DPR RI agar kebijakan pemerintah pusat tetap berpihak kepada masyarakat kecil.
“Saya memastikan bahwa seluruh catatan dari Desa Ngariboyo akan menjadi poin penting dalam rapat-rapat kerja di DPR RI untuk memastikan kebijakan pemerintah pusat tetap berpihak pada wong cilik,” ujar Novita.
Baca juga: Anggota DPR serap aspirasi warga Ngawi wujudkan kehadiran negara
Baca juga: Legislator DPR RI serap aspirasi warga terdampak tol di Sumedang
Baca juga: Komisi VII jemput aspirasi ke daerah terdampak bencana Sumbar
Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·