Pengembang kecerdasan buatan Anthropic PBC sepakat membayar perusahaan SpaceX milik Elon Musk senilai hampir US$45 miliar atau setara Rp794,2 triliun selama tiga tahun ke depan. Dana besar ini dikucurkan sebagai biaya penyewaan sumber daya komputasi demi mendukung perluasan perangkat lunak AI bernama Claude pada Kamis (21/5/2026).
Kesepakatan bernilai fantastis tersebut terungkap melalui dokumen sekuritas terkait IPO SpaceX yang dilansir dari Bloombergtechnoz. Berdasarkan dokumen tersebut, Anthropic diperkirakan bakal menyetor dana sebesar US$1,25 miliar per bulan kepada SpaceX hingga Mei 2029 mendatang.
Meski demikian, terdapat ketentuan penyesuaian biaya pada awal periode kontrak. Dokumen sekuritas tersebut mencatat adanya peningkatan kapasitas pada Mei dan Juni 2026 dengan tarif yang lebih rendah, serta klausul pemutusan hubungan kerja sama yang bisa diajukan salah satu pihak melalui pemberitahuan 90 hari sebelumnya.
Sebelumnya, Anthropic telah mengumumkan kerja sama awal untuk mengakses kapasitas komputasi lebih dari 300 megawatt dari Colossus 1, yakni pusat data raksasa milik SpaceX yang berlokasi di Memphis. Kemitraan ini kini telah diperluas hingga mencakup kapasitas di pusat data kedua milik perusahaan dirgantara tersebut.
Pihak manajemen startup kecerdasan buatan tersebut enggan memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai detail komersial dari kesepakatan terbaru ini. Anthropic menolak memberikan komentar lebih lanjut selain merujuk pada posting Brown.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·