Anthropic Perluas Jangkauan Chatbot Claude ke Segmen Konsumen Umum

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Startup kecerdasan buatan Anthropic PBC mulai mengalihkan fokus pengembangan chatbot Claude dari lingkungan korporat ke masyarakat luas pada Mei 2026. Langkah ini diambil melalui peningkatan kemampuan perangkat lunak dalam menangani permintaan personal pengguna umum, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Perusahaan pengembang AI tersebut telah menginstruksikan para stafnya untuk mengoptimalkan respons chatbot terhadap berbagai topik keseharian. Area yang menjadi perhatian utama mencakup konsultasi kesehatan mandiri, penyusunan rencana perjalanan, hingga penyediaan resep masakan bagi konsumen.

Penyempurnaan teknis juga dilakukan untuk memastikan aksesibilitas aplikasi seluler yang lebih instan. Mike Krieger, salah satu pemimpin tim Labs Anthropic, menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah pada aspek kualitas, performa, dan efisiensi waktu pemrosesan.

"Kami berhasil mengurangi waktu tersebut dari sekitar lima atau enam detik menjadi sekitar satu detik saat ini," kata Mike Krieger, Pemimpin Tim Labs Anthropic.

Krieger yang juga merupakan pendiri Instagram tersebut menjelaskan pencapaian ini dalam sebuah sesi wawancara pada Rabu. Peningkatan kecepatan akses ini dianggap krusial untuk bersaing di pasar aplikasi konsumen yang sangat dinamis.

Strategi perluasan audiens Anthropic juga didukung oleh kampanye iklan berskala besar melalui tayangan Super Bowl. Perusahaan memposisikan Claude sebagai alternatif layanan AI yang bebas iklan dibandingkan kompetitor utamanya, ChatGPT milik OpenAI.

Peningkatan jumlah pengguna harian dilaporkan melonjak signifikan sejak awal tahun 2026. Pendaftaran harian diklaim telah meningkat empat kali lipat, dengan catatan lebih dari 1 juta orang bergabung setiap harinya pada bulan Maret lalu.

Claude saat ini menempati posisi kedua sebagai aplikasi gratis terpopuler di App Store Apple wilayah Amerika Serikat. Layanan ini berada di antara ChatGPT di posisi pertama dan aplikasi Gemini milik Google yang menempati peringkat ketiga.

Guna mendukung lonjakan permintaan data yang terus bertambah, Anthropic telah menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan kedirgantaraan SpaceX. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk mengamankan pasokan daya komputasi tambahan yang dibutuhkan untuk menjalankan model AI mereka.