Apa Itu 'Executive Chef' yang Disebut-sebut Oleh Henny Red Koki?

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Istilah executive chef mendak ramai dibahas di media sosial usai klaim Henny Red Koki di Threads. Sebenarnya, apa itu pekerjaan executive chef? Berikut penjelasannya.

Baru-baru ini viral sosok Henny Maria atau dikenal sebagai Red Koki yang mengaku dapat sertifikat Executive Chef dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Ia menyebut, profesi tersebut bahkan diakui 13 negara di ASEAN.

Klaim ini berujung kritik dan komentar beragam dari netizen, termasuk dari pelaku kuliner sampai chef profesional seperti Chef Arnold Poernomo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyoal profesi yang disebut Red Koki, banyak orang belum tahu apa sebenarnya tugas dan perkejaan dari executive chef di dunia kuliner profesional? Posisi ini memang bukan sekadar chef biasa karena executive chef merupakan jabatan tertinggi dalam struktur dapur restoran.

Ilustrasi pekerjaan executive chef di industri kulinerIlustrasi pekerjaan executive chef di industri kuliner Foto: Getty Images/iStockphoto

Dilansir dari Cozymeal (12/05/2026), executive chef memiliki tanggung jawab besar dalam mengatur seluruh operasional dapur, mulai dari kualitas makanan, manajemen staf, hingga konsep menu restoran. Posisi ini kerap disamakan dengan CEO di sebuah perusahaan karena menjadi sosok utama yang menentukan arah dan standar dapur.

Tugas executive chef tidak hanya memasak. Mereka juga bertanggung jawab merekrut staf dapur, mengatur kerja sous chef hingga pencuci piring, sekaligus memastikan operasional restoran berjalan lancar setiap hari. Jika terjadi konflik antar karyawan atau masalah bahan baku, executive chef juga harus turun tangan mencari solusi.

Di restoran besar atau fine dining, executive chef biasanya lebih fokus pada aspek manajemen dan kreativitas menu. Sementara proses memasak harian biasanya ditangani oleh head chef atau chef de cuisine. Namun di restoran kecil atau kafe, executive chef sering kali tetap ikut memasak langsung di dapur.

Ilustrasi pekerjaan executive chef di industri kulinerIlustrasi pekerjaan executive chef di industri kuliner Foto: Getty Images/iStockphoto

Selain mengatur makanan, executive chef juga bertugas memastikan kebersihan dapur, keamanan makanan, hingga kondisi peralatan masak tetap optimal. Mereka harus memahami pengelolaan stok bahan, pemesanan inventaris, sampai pengawasan kualitas setiap hidangan yang keluar ke meja pelanggan.

Dengan tugas yang berat ini, tidak semua orang di dunia dapur bisa langsung menjadi executive chef. Untuk mencapai posisi ini, seorang chef umumnya harus meniti karier dari bawah. Banyak executive chef memulai pekerjaan sebagai cook helper, chef de partie, hingga sous chef selama bertahun-tahun sebelum dipercaya memimpin dapur sendiri.

Pengalaman kerja di dapur dinilai menjadi faktor penting dibanding sekadar pendidikan formal. Meski begitu, banyak restoran tetap mempertimbangkan lulusan sekolah kuliner karena biasanya memiliki pemahaman soal teknik memasak, bisnis restoran, hingga manajemen keuangan.

Ilustrasi pekerjaan executive chef di industri kulinerIlustrasi pekerjaan executive chef di industri kuliner Foto: Getty Images/iStockphoto

Seorang executive chef juga dituntut memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan yang cepat. Mereka harus mampu menangani masalah mendadak tanpa mengganggu pengalaman makan pelanggan.

Dengan tanggung jawab yang besar, tentunya executive chef butuh pengalaman dan keahlian yang tidak bisa didapat dengan cara instan atau lewat sertifikat saja.

Menurut data yang dihimpun oleh situs Glassdoor, rata-rata executive chef di Indonesia memiliki kisaran gaji dari Rp 30 juta ke atas tergantung dari pengalaman, tempat bekerja, sampai keahliannya.


(sob/adr)