Sejumlah wilayah di Arab Saudi diperkirakan akan dilanda cuaca ekstrem pada Selasa, dengan potensi hujan lebat yang bisa memicu banjir bandang di tengah persiapan musim haji 2026. Peristiwa ini dilaporkan oleh media Cahaya.
Pusat Nasional Meteorologi (NCM) memprediksi cuaca buruk akan terjadi di bagian selatan dan barat Wilayah Riyadh, serta sebagian timur wilayah Makkah, Asir, dan Al-Baha. Hujan deras berpotensi mengakibatkan banjir di lembah dan aliran air (wadi), disertai hujan es dan angin kencang.
Hussein Al-Qahtani, Juru Bicara NCM, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di area yang rentan terhadap banjir. Masyarakat diminta menjauhi lembah, aliran air, serta titik-titik rawan banjir demi keselamatan.
Cuaca ekstrem ini menjadi perhatian serius mengingat Arab Saudi sedang dalam fase persiapan intensif menjelang puncak ibadah haji, yang akan dihadiri jutaan jemaah dari berbagai negara. Jadwal perjalanan haji telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 7 Tahun 2025.
Berdasarkan keputusan tersebut, jemaah mulai memasuki asrama haji pada 21 April 2026. Pemberangkatan Gelombang 1 menuju Madinah akan dilaksanakan pada 22 April hingga 6 Mei 2026. Sementara, pemberangkatan Gelombang 2 menuju Jeddah akan dimulai pada 7 hingga 21 Mei 2026. Puncak haji (Wukuf di Arafah) dijadwalkan pada 26 Mei 2026.
“Cuaca yang diperkirakan terjadi mengharuskan semua pihak mengambil langkah pencegahan, khususnya di lokasi yang berpotensi dilanda banjir bandang,” kata Hussein Al-Qahtani, juru bicara NCM.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·