Arab Saudi Pulihkan Kapasitas Penuh Pipa Minyak Timur&Barat Jadi 7 Juta BPH

Sedang Trending 3 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Arab Saudi telah memulihkan kapasitas penuh aliran pipa Timur-Barat menjadi 7 juta barel per hari pada Sabtu (12/4/2026), menghidupkan kembali jalur vital ekspor minyak melalui Laut Merah. Pemulihan ini terjadi setelah serangan pekan lalu yang sempat merusak salah satu stasiun pompa.

Serangan tersebut, yang terjadi beberapa jam setelah gencatan senjata dalam konflik Iran, merusak satu dari sebelas stasiun pompa di sepanjang pipa sepanjang 1.200 kilometer. Kondisi ini sempat mengurangi kapasitas aliran sekitar 700.000 barel per hari.

Sejak akhir Februari, Arab Saudi juga meningkatkan pengiriman minyak mentah melalui terminal Laut Merah hingga empat kali lipat. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan terhentinya lalu lintas di Selat Hormuz.

Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan bahwa produksi dari fasilitas lepas pantai Manifa milik Saudi Aramco juga telah pulih sepenuhnya. Meskipun demikian, pekerjaan perbaikan masih terus berlangsung di kompleks darat Khurais yang juga terdampak.

Serangan terhadap Manifa dan Khurais sebelumnya memangkas kapasitas produksi masing-masing sekitar 300.000 barel per hari. Hal ini seperti dilansir dari kantor berita resmi Saudi, sebagaimana dikutip dari Bloombergtechnoz.

“Pemulihan cepat ini mencerminkan ketahanan operasional yang tinggi serta efisiensi manajemen krisis Saudi Aramco dan ekosistem energi kerajaan secara keseluruhan,” ujar Kementerian Energi.

Kementerian Energi juga menambahkan bahwa pemulihan ini sekaligus memperkuat keandalan dan kesinambungan pasokan ke pasar domestik dan global.

Sebagai informasi, Khurais memproduksi minyak mentah ringan yang sebelumnya dialirkan melalui pipa Timur-Barat. Sementara itu, fasilitas Manifa dan ladang lepas pantai lainnya menghasilkan minyak yang lebih kental dan berat.