Arne Slot Batasi Belanja Pemain Liverpool demi Regulasi Keuangan

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Manajer Liverpool Arne Slot mengonfirmasi bahwa klub tidak akan melakukan belanja pemain secara besar-besaran pada bursa transfer mendatang demi menjaga keseimbangan neraca keuangan. Kebijakan ini diambil setelah manajemen menggelontorkan dana lebih dari 400 juta poundsterling pada musim panas lalu sebagaimana dilansir dari Medcom.

Langkah pengetatan anggaran tersebut bertujuan untuk memastikan The Reds tidak melanggar aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) Premier League serta Financial Fair Play (FFP) UEFA. Slot menekankan pentingnya skema jual-beli pemain untuk menjaga stabilitas finansial klub di tengah bayang-bayang kepergian sejumlah pilar utama.

Kebutuhan akan amunisi baru menjadi krusial mengingat Mohamed Salah dan Andrew Robertson dipastikan akan meninggalkan Anfield pada akhir musim. Kondisi skuad semakin tertekan dengan rumor ketertarikan Real Madrid terhadap Alexis Mac Allister yang performanya dilaporkan tengah menurun.

"Klub harus menjual 8 atau 10 pemain untuk membeli 5 pemain yang sangat bertalenta. Kami harus menjual sebelum bisa membeli," kata Slot.

Strategi pelepasan aset pemain ini dipandang sebagai tantangan besar karena beberapa nama hengkang dengan status bebas transfer. Meski demikian, tim kepelatihan tetap optimis terhadap model bisnis yang dijalankan oleh manajemen Liverpool saat ini.

"Kami kehilangan sejumlah pemain secara gratis. Ini adalah tantangan besar pada musim panas, tapi klub menunjukkan model transfer ini bekerja," jelasnya.

Slot juga memberikan penegasan mengenai prospek jangka panjang tim yang bermarkas di Merseyside tersebut. Menurutnya, regenerasi skuad melalui proses transfer yang terukur akan menjaga daya saing Liverpool di level tertinggi.

"Seperti yang saya katakan berulang kali, masa depan klub sangat cerah, terutama jika kami bisa mendatangkan pemain setelah pemain kami meninggalkan klub pada musim panas," pungkasnya.

Sebelumnya, Liverpool telah mendatangkan sejumlah nama besar seperti Hugo Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Jeremie Frimpong. Namun, untuk menyeimbangkan anggaran, klub harus melepas pemain kunci termasuk Luis Diaz, Darwin Nunez, hingga bek sayap kawakan Trent Alexander-Arnold.