Manajer Liverpool Arne Slot menyatakan kekecewaannya atas minimnya menit bermain yang didapatkan gelandang muda Harvey Elliott selama masa peminjaman di Aston Villa hingga Jumat (15/5/2026). Elliott tercatat hanya mencatatkan 277 hingga 284 menit bermain dari 9 sampai 11 penampilan di semua kompetisi musim ini.
Situasi tersebut memicu reaksi keras dari manajemen Liverpool karena sang pemain gagal mendapatkan jam terbang reguler di bawah asuhan Unai Emery. Slot menegaskan bahwa Elliott tetap masuk dalam rencana masa depannya di Anfield meskipun mengalami periode sulit di Birmingham.
"Ia memiliki kontrak bersama kami dan akan bersama kami di awal musim ini," urai Arne Slot, Manajer Liverpool.
Pelatih asal Belanda tersebut menyayangkan kondisi yang dialami anak asuhnya karena masa peminjaman seharusnya memberikan dampak positif bagi perkembangan pemain. Kegagalan Elliott menembus skuat utama Villa disebut jauh dari ekspektasi pihak The Reds.
"Saya mungkin tak bisa menjawab soal hal ini. namun, tak baik bagi pemain untuk tak mendapatkan menit bermain setelah semua yang ia lalui bersama kami. Saya berasumsi, ia bisa mendapatkan banyak menit bermain bersama kami. Namun sayang, di Villa, hal itu tak terjadi," timpal Arne Slot, Manajer Liverpool.
Kondisi Elliott juga menuai kritik tajam dari para pengamat sepak bola yang menilai karier pemain berusia 23 tahun tersebut terhambat. Jurnalis Sam Tighe menyebut Elliott sebagai korban dari situasi yang sangat disayangkan di Villa Park.
"Harvey Elliott is a victim of regrettable circumstances." ujar Sam Tighe, Jurnalis.
Tighe menambahkan bahwa para pendukung merasa malu dengan cara Aston Villa mengelola potensi mantan pemain Fulham tersebut. Meski demikian, profesionalisme Elliott di tengah pembatasan menit bermain tetap mendapatkan pujian.
"It is not fair what has happened to him this season and the following two statements ring true with most fans I speak to: 1) Supporters are embarrassed at the mess Villa has created for him, and 2) Harvey has handled himself unbelievably well, all things considered." kata Sam Tighe, Jurnalis.
Mengenai prospek Elliott untuk bertahan secara permanen di Aston Villa, Tighe memberikan penegasan bahwa hal itu tidak akan terjadi selama kursi kepelatihan masih diduduki Emery.
"Not while Emery stands in the dugout, no." tegas Sam Tighe, Jurnalis.
Kritik tambahan datang dari jurnalis senior Henry Winter yang menganggap masa peminjaman satu tahun ini sebagai kesia-siaan bagi perkembangan karier sang gelandang.
"sad waste of a year" kata Henry Winter, Jurnalis.
Senada dengan Winter, pengamat sepak bola Dougie Critchley menyoroti kegagalan transfer ini sebagai sebuah kekacauan total dalam manajemen pemain.
"a complete shambles" cetus Dougie Critchley, Pengamat Sepak Bola.
Sebelumnya dilaporkan bahwa pembatasan menit bermain Elliott berkaitan dengan klausul kontrak permanen senilai 35 juta poundsterling yang dinilai memberatkan Aston Villa. Persoalan ini mencuat menjelang pertemuan krusial antara Liverpool dan Aston Villa di pekan ke-37 Premier League.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·