Arsenal Melawan PSG pada Final Liga Champions di Budapest

Sedang Trending 5 jam yang lalu

Paris Saint-Germain menghadapi Arsenal dalam pertandingan final Liga Champions UEFA 2025-2026 di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada Sabtu, 30 Mei 2026. Laga krusial ini memicu pengamanan ketat di Prancis serta pergeseran taktik yang mengejutkan dari kedua tim menjelang sepak mula.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez, dilansir dari media Brut, mengerahkan 22.000 polisi dan gendarme di seluruh wilayah Prancis, termasuk 8.000 personel khusus untuk area Paris. Pengamanan ketat ini dilakukan demi mengantisipasi pergerakan massa pendukung di ruang publik tengah kota.

Otoritas kepolisian Paris memberlakukan larangan parkir di kawasan Champs-Elysees mulai Sabtu pukul 15.00 waktu setempat, diikuti penutupan total akses kendaraan dan pejalan kaki sejak pukul 17.00 hingga Minggu pukul 05.00 pagi. Sejumlah toko mewah seperti Lancome dan Louis Vuitton turut memasang barikade pelindung.

Sebanyak 17.000 pendukung Paris Saint-Germain dilaporkan telah tiba di stadion berkapasitas 67.155 kursi tersebut setelah melakukan longmars dari taman olahraga MTK. Laga ini menjadi final ke-19 bagi pelatih PSG, Luis Enrique, yang memiliki rekor 15 kemenangan dari 18 final sebelumnya.

Di kubu lawan, manajer Arsenal Mikel Arteta membuat keputusan mengejutkan dengan membangku cadangkan gelandang Martin Zubimendi dan penyerang Viktor Gyokeres karena alasan taktis. Arsenal mengincar trofi Liga Champions pertama mereka sepanjang sejarah setelah berhasil menjuarai Premier League musim ini.

Sebelum pertandingan dimulai, Arteta berupaya mengurangi tekanan psikologis yang dihadapi oleh anak asuhnya dengan menyebut pihak lawan sebagai tim yang lebih diunggulkan.

"Ha sido una preparación muy buena y hemos merecido estar aquí. Y queremos merecer también ganar la final. Hemos luchado durante tanto tiempo con ganar la Premier League y ahora queremos volver a hacerlo. Hemos luchado y tenemos el nivel necesario. Así que espero mucho coraje y un deseo inquebrantable de ganar" ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.

Arteta juga menegaskan bahwa timnya telah melakukan evaluasi mendalam dari performa musim lalu untuk menghadapi kekuatan klub asal kota Paris tersebut.

"Cuando veo a los jugadores, les veo con ganas, con sed de jugar una gran final. Con hambre. Todos quieren ser parte de este partido. Nadie se lo quiere perder. Hemos hablado de la derrota del año pasado. Hemos evolucionado de diferentes maneras y hemos detectado las lagunas del PSG. Aprendimos mucho de los partidos de la temporada" kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.