Arsenal mengalami pukulan telak usai dikalahkan Bournemouth di Emirates Stadium, Sabtu (11/4/2026). Hasil tersebut tidak hanya memangkas keunggulan mereka atas Manchester City, tetapi juga memperpanjang tren buruk klub London Utara.
Dilansir dari Detik Sport, kekalahan dari Bournemouth menambah catatan buruk Arsenal menjadi tiga kali dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi. Periode tersebut juga membuat mereka kehilangan trofi Carabao Cup (Piala Liga Inggris) dan Piala FA.
Kini, tekanan besar mulai menyelimuti skuad asuhan Mikel Arteta, terutama dalam perburuan gelar Premier League. Manchester City yang berada di posisi kedua kini hanya berjarak enam poin dengan Arsenal, tetapi masih memiliki satu laga yang belum dimainkan.
Situasi semakin pelik karena Arsenal harus berhadapan langsung dengan Manchester City pada Minggu (19/4) pekan depan. Pertandingan ini akan menjadi penentu krusial dalam persaingan perebutan gelar juara.
Mantan kapten Manchester United sekaligus komentator Sky Sports, Gary Neville, menilai Arsenal harus bersyukur masih memiliki kesempatan menghadapi Sporting terlebih dahulu. Arsenal akan menjamu wakil Portugal itu pada leg kedua perempatfinal Liga Champions, dengan keunggulan agregat 1-0.
Neville mengatakan bahwa laga melawan Sporting harus dimaksimalkan sebagai momentum positif untuk meningkatkan kepercayaan diri menjelang pertandingan krusial melawan Manchester City.
“Mereka punya satu tugas di tengah pekan, di Liga Champions, yang sejujurnya mungkin membantu mereka. Kalau Arsenal punya sepakan penuh untuk memikirkan laga ini (vs Man City), rasanya itu malah sama sekali tak membantu,” ungkap Neville.
Neville menambahkan bahwa Arsenal mungkin bisa mendapatkan sedikit kepercayaan diri dari kelolosan ke semifinal Liga Champions. Namun, sebelum menghadapi Manchester City, mereka harus menemukan keseimbangan emosi, yakni semangat untuk menang tanpa merasa terlalu putus asa.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·