Arsenal Ungguli Atletico Madrid Lewat Penalti Kontroversial Gyokeres

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Arsenal berhasil mengalahkan tuan rumah Atletico Madrid dengan skor 1-0 pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions di Estadio Metropolitano, Madrid, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan klub asal London tersebut dicetak oleh penyerang asal Swedia, Viktor Gyokeres, melalui eksekusi penalti pada menit ke-44.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal dengan kedua tim memperagakan permainan terbuka untuk mengincar keunggulan. Arsenal menebar ancaman lewat tendangan voli Piero Hincapie yang memanfaatkan umpan Noni Madueke, sementara Atletico merespons melalui tembakan keras Julian Alvarez yang berhasil ditepis kiper David Raya.

Momen krusial terjadi menjelang akhir babak pertama saat wasit Danny Makkelie menunjuk titik putih setelah Viktor Gyokeres jatuh akibat dorongan ringan David Hancko di kotak terlarang. Keputusan ini memicu protes keras dari pihak tuan rumah karena kontak fisik yang terjadi dinilai sangat minimal bagi pemain bertubuh besar.

"Le toca un poco, pero no es suficiente para tirar a un tío de 1,90m. Es muy listo Gyokeres... No es penalti en la vida. No, hombre, no" ujar Iturralde Gonzalez, mantan wasit Spanyol.

Kritik serupa juga disampaikan oleh pengamat sepak bola lain yang menilai insiden tersebut merupakan bentuk kecerdikan penyerang Arsenal dalam memancing pelanggaran. Mereka menyoroti reaksi jatuh Gyokeres yang dianggap berlebihan dibandingkan dengan kekuatan kontak yang diterima.

"Le cargan un poco, pero pega un salto de trampolín. No hay absolutamente nada" kata Talavera, komentator radio SER.

Laporan dari media Spanyol menyebutkan pelatih Diego Simeone sangat murka di pinggir lapangan akibat keputusan wasit asal Belanda tersebut. Kekesalan ini dipicu oleh keraguan para pengamat mengenai keabsahan hukuman penalti yang diberikan di babak pertama.

"¡Simeone está loco! ¡Está fuera de sí! Le está diciendo absolutamente de todo (al árbitro), qué enfado tiene" lanjut Talavera menggambarkan situasi di teknis area.

Di kubu Arsenal, pelatih Mikel Arteta sebelumnya melakukan ritual unik dengan membakar kertas berisi ketakutan pemain untuk meningkatkan mental tim sebelum laga. Meskipun menang, Arsenal tetap waspada menghadapi leg kedua mengingat performa mereka yang sempat menurun sejak awal tahun 2026.

"Expurgo" ungkap Arteta merujuk pada proses pembersihan mental timnya.

Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa timnya mengincar dominasi penuh dalam kompetisi Eropa musim ini demi mengakhiri puasa gelar bergengsi klub sejak tahun 2020. Ia meminta para pemain untuk tetap fokus dan mengabaikan tekanan media sosial.

"Sem fear, só pura garra" kata Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.

Arteta juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan menyerang dan pertahanan proaktif yang menjadi ciri khas Arsenal di awal musim. Ia menyadari bahwa mencapai final Liga Champions merupakan kesempatan langka yang harus dimaksimalkan.

"Galo! É isso que eu quero dos jogadores, dos torcedores e de mim mesmo…" ujar Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.

Kapten Arsenal, Martin Odegaard, turut menyoroti beban ekspektasi tinggi dari para pendukung menyusul investasi besar klub di bursa transfer. Ia menilai gangguan dari faktor luar harus diredam agar pemain bisa tampil lepas di lapangan.

"Às vezes é melhor ficar longe do telefone" kata Martin Odegaard, Gelandang Arsenal.

Odegaard menambahkan bahwa kebisingan di media sosial adalah bagian dari masyarakat modern yang tidak bisa mereka kendalikan sepenuhnya. Fokus utama tim saat ini adalah mempertahankan keunggulan untuk melaju ke partai puncak.

"Não podemos controlar o que os outros dizem. É assim que a sociedade funciona hoje em dia. Há muito ruído nas redes sociais" ujar Martin Odegaard, Gelandang Arsenal.

Mikel Arteta menutup pernyataan dengan mengingatkan sulitnya perjalanan tim hingga sampai di tahap semifinal ini setelah lama absen dari kompetisi tertinggi Eropa. Ia merasa bangga bisa membawa Arsenal bersaing di level elit dua tahun berturut-turut.

"Chegar às semifinais por dois anos consecutivos é um privilégio" kata Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.

Arteta menegaskan ambisinya untuk membuktikan bahwa Arsenal layak melaju ke final dengan kepercayaan diri tinggi. Ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang sudah berada di depan mata.

"Queremos jogar de forma dominante, com a confiança e a consistência que demonstramos na Europa ao longo da temporada. Este é o momento de provar que podemos chegar à final" ujar Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.

Ia juga merefleksikan betapa sulitnya proses kembalinya Arsenal ke kancah Liga Champions setelah sempat absen selama tujuh musim. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh elemen tim.

"A oportunidade está bem à nossa frente e temos que aproveitá-la, mas não vamos esquecer o quão difícil foi chegar até aqui. Estivemos ausentes da Liga dos Campeões durante sete temporadas" kata Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.

Komentar mengenai keputusan wasit juga datang dari mantan wasit Mateu Lahoz yang merasa prihatin dengan situasi tersebut. Menurutnya, keputusan penalti yang meragukan seperti itu seringkali menjadi beban mental bagi wasit saat mengevaluasi pertandingan di ruang ganti.

"Este tipo de situaciones cuando las ves en el vestuario se te cae el alma al suelo" kata Mateu Lahoz, Mantan Wasit.

Dari sisi teknis, mantan asisten pelatih Atletico Madrid, Luis Tevenet, memberikan pujian atas kehadiran Ademola Lookman yang dianggap memberikan dimensi baru bagi tim Simeone. Meskipun kalah di leg pertama, kehadiran pemain baru tersebut dinilai krusial untuk serangan balik Atletico.

"With the arrival of Lookman he has the speed that the team demanded" ujar Luis Tevenet, Mantan Asisten Pelatih Atletico Madrid.

Tevenet meyakini bahwa Lookman adalah salah satu rekrutan terbaik Atletico dalam tujuh tahun terakhir karena fleksibilitas permainannya di kedua sisi lapangan. Statistik kontribusi gol sang pemain menjadi bukti nyata dampak instannya bagi tim.

"For me he has been one of the club's most important signings in the last six, seven years: now Atleti is much more ambiguous on both sides" kata Luis Tevenet, Mantan Asisten Pelatih Atletico Madrid.

Ia juga menyanjung visi bermain Antoine Griezmann yang tetap menjadi sosok sentral dalam organisasi serangan Atletico Madrid. Griezmann dianggap memiliki pemahaman ruang yang luar biasa di lapangan.

"(Griezmann has in his head) the treasure map" ujar Luis Tevenet, Mantan Asisten Pelatih Atletico Madrid.

Tevenet menjelaskan bahwa Griezmann selalu tahu ke mana arah bola harus dialirkan untuk memecah pertahanan lawan. Visi tersebut diharapkan bisa menjadi kunci pembalik keadaan pada leg kedua nanti.

"He knows perfectly well in each play where the exits are and, above all, the people who understand the game" kata Luis Tevenet, Mantan Asisten Pelatih Atletico Madrid.

Kekalahan ini juga dibayangi oleh cedera gelandang muda Pablo Barrios yang harus ditarik keluar lapangan. Sementara itu, pihak Atletico kini fokus pada investasi besar yang telah dikucurkan untuk mengejar ketertinggalan ekonomi dan prestasi dari Real Madrid serta Barcelona.

Daftar Rekrutan Utama Atletico Madrid Musim 2025/2026PemainKlub AsalBiaya Transfer
Alex BaenaVillarreal€42 juta
Ademola LookmanAtalanta BC€35 juta
Johnny CardosoReal Betis€30 juta
David HanckoFeyenoord€26 juta
Giacomo RaspadoriNapoli€22 juta
Thiago AlmadaLyon€21 juta

Pertandingan leg kedua antara kedua tim akan segera dijadwalkan untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke babak final Liga Champions musim 2025/2026.