Mantan ART Erin, Herawati, mengaku bahwa dirinya mendapat sejumlah penganiayaan dari mantan istri Andre Taulany itu. Dalam pengakuannya Herawati mengatakan bahwa pemilik nama asli Rien Wartia Trigina itu, telah memukul, memaki, hingga mencakarnya.
Erin kemudian buka suara. Didampingi oleh kuasa hukumnya, Erin lantas membantah seluruh tudingan yang dilontarkan oleh pihak Herawati.
"Bisa saya buktikan 100% (tidak benar). Katanya dia sudah melakukan visum, tapi anehnya dari pihak kepolisian mengatakan belum menerima surat visum, makanya kita ikuti proses hukum," kata Erin di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5).
Erin menjelaskan bahwa dirinya memiliki bukti kuat yang membantah tudingan tersebut. Dia juga membantah adanya ART lain yang mendapat perlakuan serupa.
"Saya akan buktikan dengan tegas, saya punya buktinya seisi satu rumah ada 14 video," ujar Erin.
"Di rumah silakan nanti ada penyidik bisa langsung bicara," tambahnya.
Erin kemudian menjelaskan bahwa Herawati belum sebulan bekerja di rumahnya. Dia mendapat referensi dari rekannya untuk mencari ART dari jasa penyalur tersebut.
"Baru, dia hampir 3 minggu lah. Referensi dari teman saya, teman waktu saya umrah. Jadi saya tanya waktu habis lebaran kan memang pada pulang, di situlah saya cari-cari," kata Erin.
Lebih lanjut, Erin menjelaskan perilaku buruk sang ART. Kata Erin, Herawati mengunggah sejumlah video yang memperlihatkan anak-anak Erin hingga seisi rumah Erin ke media sosial pribadinya. Tak sampai di situ, Herawati juga pernah kedapatan mengenakan baju milik putrinya.
Di sisi lain, kinerja Herawati selaku ART juga terbilang buruk. Hal ini lah yang membuatnya meminta pihak penyalur untuk menjemput dan menggantinya dengan tenaga baru.
"Contohnya cucian baju, sprei, itu sudah 2 minggu saya tanyakan 'Ini sprei kok belum ditaruh ke lemari?', dijawab 'Oh iya bu saya belum kerjain, masih ditumpuk'. Jadi sudah banyak pekerjaan yang terbengkalai dan saya ada bukti-bukti videonya," tandasnya.
Perselisihan antara Erin dan ART-nya menjadi sorotan publik setelah Herawati melaporkan dugaan penganiayaan fisik yang diduga terjadi pada 28 April lalu, ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Tak lama setelah itu, Erin melaporkan balik atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke Polres Metro Jakarta Selatan. Dua laporan ini masih terus bergulir dan didalami oleh kepolisian.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·