PEMERINTAH Amerika Serikat membuka lebih dari seratus dokumen rahasia tentang penglihatan terhadap obyek terbang yang tak pernah teridentifikasi (UFO) atau yang juga kerap dinamai Unidentified Anomalous Phenomena (UAP). Termasuk di dalamnya adalah dokumen laporan penampakan aneh yang pernah disampaikan astronaut NASA di permukaan bulan pada era Apollo dan Gemini.
Departemen Perang AS merilis sebanyak 162 dokumen, foto, dan video yang sebelumnya dirahasiakan tersebut. Seluruhnya berasal dari laporan penampakan sejak 1947 dan dari sejumlah lembaga pemerintah, tak sebatas Departemen Pertahanan. Pemilik lain dari dokumen-dokumen itu, antara lain, FBI dan NASA.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Materi dari NASA mencakup gambar, rekaman audio, dan transkrip astronaut yang melaporkan fenomena anomali di luar angkasa. Namun, sebagian besar dokumen tersebut sebenarnya telah tersedia di arsip publik selama puluhan tahun dan belum menghasilkan penjelasan pasti.
“Materi yang diarsipkan di sini adalah kasus-kasus yang belum terselesaikan, yang berarti pemerintah tidak dapat membuat penentuan pasti mengenai sifat fenomena yang diamati,” tulis perwakilan Departemen Perang AS, dikutip dari laporan Live Science, 9 Mei 2026. “Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk kurangnya data yang memadai.”
Meski kembali memicu spekulasi soal kehidupan luar bumi, pemerintah AS menegaskan tidak ada bukti yang mengarah pada aktivitas alien. “Tidak,” tulis laman resmi UAP NASA saat menjawab pertanyaan mengenai apakah terdapat data yang mendukung bahwa UAP merupakan bukti teknologi makhluk asing tersebut. “Sebagian besar penampakan UAP menghasilkan data yang sangat terbatas, sehingga sulit menarik kesimpulan ilmiah.”
NASA sebelumnya juga telah melakukan investigasi independen terhadap laporan UAP pada 2022 hingga 2023 dan tidak menemukan bukti aktivitas apapun. Sebagian besar penampakan disebut kemungkinan berkaitan dengan ilusi optik, kualitas gambar yang buruk, burung, atau teknologi pengawasan asing.
Salah satu arsip yang menarik perhatian berasal dari misi Gemini VII pada 1965. Astronaut Frank Borman dan Jim Lovell melaporkan melihat obyek tak dikenal di orbit bumi beberapa jam setelah peluncuran. Borman menggambarkan obyek tersebut sebagai “ratusan partikel kecil yang melintas.”
Dokumen lain berasal dari misi Apollo 11, Apollo 12, dan Apollo 17. Dalam transkrip disebutkan astronaut melaporkan melihat berbagai “kilatan” dan “partikel cahaya” tak dikenal di permukaan bulan. Namun, kasus-kasus itu tetap belum dapat dijelaskan karena keterbatasan data.
Menurut NASA, sejumlah file UAP masih dirahasiakan bukan karena obyek yang terlihat, melainkan karena teknologi militer sensitif yang digunakan untuk merekam fenomena tersebut. Departemen Perang juga menyatakan akan terus merilis dokumen UAP tambahan secara berkala dalam beberapa minggu ke depan.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·