WAKIL Presiden Amerika Serikat JD Vance dijadwalkan bertolak ke Islamabad, Pakistan, pada Selasa, 21 April 2026, untuk menghadiri perundingan tingkat tinggi terkait Iran. Menurut laporan Axios pada Senin malam, yang mengutip tiga sumber pemerintah AS, Vance diperkirakan berangkat pada Selasa pagi untuk membahas potensi kesepakatan mengakhiri konflik.
Adapun Gedung Putih hingga Senin malam dilaporkan masih menunggu sinyal dari Teheran mengenai kesediaan mengirim tim negosiasi ke Islamabad. Para mediator, termasuk dari Pakistan, Mesir, dan Turki, telah mendesak Iran untuk menghadiri pertemuan tersebut.
Iran Belum Putuskan Delegasi
Hingga kini, Iran belum mengumumkan keputusan resmi. Sumber Pakistan yang dikutip TRT World menyebut Teheran “bersedia untuk putaran kedua,” tetapi belum ada keputusan yang diambil terkait kehadiran delegasi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurut laporan Axios, di balik layar, pihak Iran sempat menunda keputusan di tengah tekanan dari Garda Revolusi agar negosiator mempertahankan posisi, yakni tidak menggelar perundingan tanpa penghentian blokade Amerika Serikat. Sumber yang mengetahui proses tersebut menyebut tim Iran menunggu persetujuan dari pemimpin tertinggi, yang akhirnya diberikan pada Senin malam.
Tenggat Gencatan Senjata
Kunjungan Vance berlangsung saat tenggat gencatan senjata hampir berakhir. Presiden Donald Trump sebelumnya mengancam akan meluncurkan kembali pengeboman terhadap infrastruktur Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik, jika kesepakatan tidak tercapai.
Adapun Trump disebut telah membuka kemungkinan memperpanjang tenggat apabila terdapat tanda-tanda kemajuan. Masa gencatan senjata yang semula berakhir Selasa disebut telah diperpanjang hingga Rabu malam.
Upaya membuka kembali jalur komunikasi dengan Teheran sebelumnya telah dimulai. Pakistan menjadi tuan rumah pertemuan langsung tingkat tinggi pertama antara AS dan Iran pada 11 hingga 12 April, pertemuan pertama sejak kedua negara memutus hubungan diplomatik pada 1979. Namun, perundingan tersebut berakhir tanpa terobosan.
Menjelang perundingan, Islamabad meningkatkan pengamanan. Otoritas setempat mengkonfirmasi penempatan tambahan personel kepolisian di seluruh kota sejak Ahad malam. Selain Vance, utusan Presiden Trump seperti Steve Witkoff dan Jared Kushner juga diperkirakan hadir dalam perundingan tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·