AS Roma dijadwalkan menjamu Fiorentina di Stadio Olimpico pada Senin (4/5) pukul 19.51 waktu setempat guna mengejar target posisi empat besar klasemen Serie A. Skuad asuhan Gian Piero Gasperini wajib mengamankan tiga poin agar bisa memperpendek jarak menjadi satu poin dengan Juventus di peringkat atasnya.
Tim ibu kota saat ini membawa ambisi besar untuk terus menghidupkan mimpi berlaga di Liga Champions musim depan. Sebaliknya, Fiorentina datang dengan posisi klasemen yang relatif aman dan bermain tanpa tekanan beban target besar di sisa kompetisi kasta tertinggi Italia tersebut.
Direktur Olahraga AS Roma, Frederic Massara, memberikan pandangannya mengenai situasi persaingan di papan atas saat ini. Massara menilai hasil dari tim-tim pesaing memberikan motivasi tambahan bagi Giallorossi untuk tampil maksimal di pertandingan malam ini.
"Effettivamente sono dei risultati che tengono aperta la corsa Champions, siamo contenti di essere dentro. Abbiamo una gara molto difficile stasera e siamo concentrati" kata Frederic Massara, Direktur Olahraga AS Roma.
Berdasarkan data statistik yang dihimpun Gazzetta dello Sport, Roma memiliki catatan sejarah yang cukup dominan saat berhadapan dengan klub asal Florence tersebut. Roma telah membukukan 60 kemenangan dalam sejarah pertemuan di Serie A, jumlah yang hanya dilampaui saat mereka menghadapi Torino dengan 72 kemenangan.
Meskipun demikian, Fiorentina memiliki rekam jejak produktivitas gol yang signifikan saat melawan Roma. Klub berjuluk La Viola itu tercatat telah menyarangkan 213 gol ke gawang Roma di Serie A, angka yang hanya kalah banyak dari total gol mereka saat melawan Inter Milan sebanyak 224 gol.
Dalam susunan pemain resmi, Roma menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan mengandalkan Malen di ujung tombak yang didukung oleh Soulé dan Pisilli. Sementara itu, Paolo Vanoli yang melatih Fiorentina menerapkan skema 4-3-3 dengan menempatkan trio Harrison, Gudmundsson, dan Solomon di lini serang.
Pertandingan ini akan dipimpin oleh wasit Zufferli dengan bantuan asisten Rossi dan Ceccon. Fokus utama Roma adalah memutus tren negatif atau potensi kebuntuan demi menghindari kekalahan beruntun melawan tim tamu seperti yang pernah terjadi pada periode Desember 2019 hingga Agustus 2021.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·