AS tegaskan ASEAN mitra strategis di kawasan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar AS untuk ASEAN, Kevin Kim, menyatakan bahwa ASEAN tetap menjadi mitra strategis dan prioritas utama dalam upaya pemerintah AS untuk menjalankan berbagai agenda di kawasan Indo-Pasifik.

“Karena kepemimpinan Presiden dan kemampuannya untuk merancang kesepakatan dengan ASEAN, Amerika Serikat dan ASEAN mampu mencapai kesepakatan tentang pernyataan visi bersama,” kata Kim dalam konferensi pers “Independence Day 2026: 250 Years of American Independence” di Jakarta, Kamis malam.

Menurut Kim, pendekatan AS terhadap ASEAN mencakup berbagai isu strategis seperti mineral kritis, kecerdasan buatan (AI), teknologi masa depan, serta norma dan nilai kawasan yang menjadi perhatian bersama negara-negara anggota ASEAN dan AS.

AS disebutnya memiliki keinginan kuat untuk bekerja sama dengan ASEAN dan negara-negara anggota ASEAN dalam semua isu yang disebutkan.

Kim melanjutkan bahwa sebelum dirinya berangkat dari Washington, sejumlah pejabat senior pemerintah AS menegaskan bahwa kawasan Asia Tenggara akan memiliki peran penting dalam menentukan arah perkembangan dunia pada abad ke-21.

“Dan itulah mengapa Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau hadir di sini hari ini, bertemu dengan Sekretaris Jenderal ASEAN,” ujarnya.

Kedutaan Besar AS menyelenggarakan acara “Independence Day 2026: 250 Years of American Independence” di Jakarta pada Kamis malam.

Dalam sambutan pembukaan acara, Duta Besar AS untuk ASEAN, Kevin Kim, menyampaikan bahwa Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan bahwa kisah abad ke-21 akan ditulis di Indo-Pasifik.

“Kami berharap dapat menulis kisah itu bersama semua teman kami di ASEAN dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Kim seraya menambahkan bahwa dirinya berharap kerja sama AS-ASEAN dalam memajukan perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas di kawasan.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI Yusril Ihza Mahendra, dan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo juga hadir dalam acara tersebut.

Baca juga: Lima tahun bermitra, Inggris perkuat hubungan dengan ASEAN

Baca juga: US-ASEAN Business Council soroti inovasi mendukung ekonomi Bali

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.