Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen Seiring Perubahan Status Polda

Sedang Trending 31 menit yang lalu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menaikkan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi Komisaris Jenderal atau bintang tiga sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini menjadikan Jakarta sebagai wilayah satu-satunya yang memiliki pimpinan Polda dan Kodam dengan pangkat jenderal bintang tiga.

Kenaikan pangkat ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 yang ditetapkan pada 13 Mei 2026. Asep Edi Suheri, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal, kini resmi menyandang gelar Komisaris Jenderal dalam jabatan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa perubahan struktur kepangkatan ini dilakukan untuk menyelaraskan kepemimpinan di wilayah ibu kota negara. Sebelumnya, jabatan Pangdam Jaya juga telah ditingkatkan untuk diisi oleh perwira tinggi TNI AD berpangkat Letnan Jenderal.

"Tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk di Jakarta, Pangdam dan Kapolda bintang tiga," kata Listyo, Jakarta, Kamis (14/5) dikutip dari Antara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa kenaikan pangkat tersebut telah sah secara administratif. Pengumuman mengenai status baru Asep Edi Suheri ini juga telah disampaikan secara resmi melalui saluran komunikasi internal dan media sosial kepolisian.

"Benar untuk Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tanggal 13 Mei 2026," ujar Budi tengah pekan ini.

Komisi Kepolisian Nasional turut memberikan catatan strategis terkait perubahan ini. Komisioner Kompolnas Choirul Anam menilai peningkatan pangkat harus menjadi momentum perbaikan layanan karena kompleksitas dinamika sosial dan ekonomi di wilayah Jakarta yang jauh berbeda dibandingkan daerah lainnya.

"Kami berharap Polda Metro Jaya dengan kenaikan pangkat dari Bintang 2 menjadi Bintang 3 itu diimbangi, dibarengi dengan peningkatan pelayanan terbaiknya kepada seluruh masyarakat, kepada komponen atau entitas masyarakat yang ada di wilayah kerja Polda Metro Jaya," kata Anam kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).

Anam menambahkan bahwa tanggung jawab besar kini berada di pundak pimpinan level bintang tiga untuk menciptakan transformasi kepolisian yang lebih modern. Ia berharap kenaikan status ini memberikan dampak nyata bagi keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Dan memang Polda Metro Jaya ini memiliki dinamika sosial, politik, ekonomi yang berbeda dengan polda-polda yang lain," jelas Anam.

Peningkatan status ini dipandang sebagai sinyal positif bagi penguatan keamanan di pusat pemerintahan dan ekonomi nasional. Anam menekankan pentingnya respon cepat kepolisian dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan yang semakin kompleks.

"Sehingga peningkatan status bintang 2 ke bintang 3 dibarengi dengan peningkatan pelayanan terbaiknya. Semoga, ini menjadi sinyal yang baik untuk pelayanan masyarakat," harapnya.

Pakar hukum kepolisian Edi Hasibuan turut memberikan apresiasi terhadap langkah Kapolri tersebut. Ia menilai Polda Metro Jaya sebagai tipe A khusus memang layak dipimpin oleh jenderal bintang tiga mengingat beban kerja dalam mengamankan agenda kenegaraan serta internasional di Jakarta.

"Kita sambut baik kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Edi Suheri yang kini menjadi bintang tiga. Selama ini kita pantau kinerja Kapolda Metro Jaya sangat baik dan situasi kamtibmas Jakarta sangat kondusif. Kapolda juga dikenal sangat merakyat dan dekat dengan ojol dan rakyat kecil," katanya, Kamis (14/5/2026).

Edi menjelaskan bahwa tantangan di Jakarta mencakup spektrum luas mulai dari kejahatan siber hingga ancaman terorisme. Menurutnya, koordinasi antar instansi bintang tiga di wilayah Jakarta akan memperkuat stabilitas nasional secara keseluruhan.

“Tugas Kapolda Metro Jaya saat ini sangat strategis karena mengamankan pusat pemerintahan, pusat ekonomi nasional, serta berbagai agenda kenegaraan dan internasional lainnya,” ujarnya.

Komjen Pol Asep Edi Suheri merupakan lulusan Akpol 1994 yang memiliki latar belakang kuat di bidang reserse. Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya pada 2025, ia pernah menduduki posisi Wakabareskrim Polri dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri.